Renovasi Ruang Kerja Megawati Soekarnoputri di BRIN Telan Anggaran Rp6 Miliar

Renovasi Ruang Kerja Megawati Soekarnoputri di BRIN Telan Anggaran Rp6 Miliar
Ruangan lantai dua di BRIN yang akan direnovasi/ Foto: BRIN

JoSS, JAKARTA — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan merenovasi ruang kerja Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati Soekarnoputri dengan total pembiayaan mencapai Rp 6 miliar. Dikutip dari situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) BRIN, Minggu (17/7/2022) renovasi ruang kerja Dewan Pengarah akan dilakukan dengan sumber pendanaan yakni APBN 2022.

Rencana tersebut ramai diperbincangkan setelah akun Twitter @brin_watch mengunggah tangkapan layar dari situs resmi LPSE BRIN yng mengumumkan pembukaan penawaran tender untuk mengerjakan rekonstruksi ruang kerja yang menghabiskan dana hingga Rp 6 miliar.

Total anggaran tersebut tepatnya yaitu Rp 6.109.000.000 nilai pagu paket dan Rp 6.063.492.327 untuk nilai HPS paket. Adapun proyek dengan kode PENG.TEND/085/POKJA/PL.01.03/07/2022 telah diumumkan sejak 8 Juli 2022 lalu kepada 400 peserta lelang.

Namun, dalam catatan resmi tersebut tidak disebutkan nama perusahaan apa saja yang mengikuti tender rekonstruksi kantor dewan.

Saat ini tengah berada dalam tahap upload dokumen penawaran tender yang akan diumumkan pemenangnya pada 28 Juli 2022. Untuk diketahui, tak hanya ruang kerja Megawati di BRIN yang akan di renovasi.

Kantor anggota Dewan Pengarah lainnya pun akan diperbaiki yaitu Wakil Ketua Dewan Pengarah BRIN Sri Mulyani.

Kemudian Wakil Ketua Dewan Pengarah BRIN Suharso Monoarfa, Sekretaris Dewan Pengarah BRIN Sudhamek Agoeng Waspodo Sunyoto. Serta anggota Dewan Penagrah BRIN lainnya yaitu Emil Salim, I Gede Wenten, Bambang Kesowo, Adi Utarini, Marsuadi Wahyu Kisworo, dan Tri Mumpuni.

Terkait hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) menyebut bahwa wancana Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk merenovasi ruang kerja Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati Soekarnoputri sepenuhnya urusan lembaga tersebut.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menerangkan Megawati merupakan sosok yang memprioritaskan fungsi organisasi, bukan suasana dan kondisi tempat bekerja.

“Ketika saya ditugaskan mendesain Sekolah Partai di lenteng Agung, maka Sekolah Partai termasuk ruangan Ibu Mega didesain dengan nyaman dan sederhana. Demikian halnya di kantor DPP PDI Perjuangan,” kata Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (17/7/2022).

Salah satu yang ia contohkan untuk menggambarkan kesederhanaan “kenyamanan” bagi Mega adalah kursi tamu pada ruangannya di Sekolah Partai PDIP.  Desain kursi tersebut dibuat sederhana oleh Bu Risma dengan menggunakan pembungkus kain tenun dari NTT.

“Dengan desain tersebut, ternyata Ibu Megawati sangat nyaman,” lanjutnya.  Dari pandangannya, wacana BRIN sepenuhnya adalah urusan organisasi tersebut. Mega sebagai Ketua Dewan Pengarah lebih fokus untuk memberi arahan.

“Ibu Mega dalam kapasitas beliau sebagai Ketua Dewan Pengarah lebih pada memberikan kebijakan pokok atau suatu direction agar seluruh kegiatan riset dan inovasi dapat mendorong peningkatan kedaulatan pol negara dan juga mempercepat Indonesia yang berdikari di bidang ekonomi,” tutupnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*