JoSS, SOLO – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengajukan Solo masuk ke dalam jaringan kota kreatif UNESCO tahun depan. Solo dianggap sebagai kota festival seni pertunjukan dengan basis kebudayaan yang kuat.
Untuk itu, lanjutnya penguatan infrastruktur dan layanan transportasi udara juga harus dilakukan untuk mendukun penyelenggaraan even bertaraf internasional.
Sandiaga Uno ingin agar ada jalur penerbangan Solo-Singapura dan Solo-Kuala Lumpur.
Sandi mengatakan, Solo membutuhkan penerbangan langsung dari beberapa negara. Sebab ada banyak event berkelas internasional yang akan digelar di Solo.
“Nanti dibantu oleh Mas Wali (Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka) memberikan rekomendasi, saya akan langsung berhubungan dengan Menteri Perhubungan untuk menambah jumlah penerbangan langsung dari luar negeri ke Solo. Yang sangat prospek dari Singapura, Kuala Lumpur, karena ASEAN Tourism Forum akan digelar di Indonesia,” ujar Sandi dijumpai di Solo, Sabtu (2/7/2022).
Menurutnya, proses akan selesai dalam waktu 3-4 bulan jika lancar. Namun dia berjanji akan mempercepat karena beberapa event internasional sudah dimulai bulan ini.
“Ini kita prediksi, kalau sesuai perkiraan antara 3-4 bulan, apalagi mau ada G20. Acara internasional ini butuh direct connection, next yang dekat Para Games. Karena 26 Juli datang, kita percepat sesegera mungkin,” kata dia.
“Tahun depan kita ajukan ke UNESCO untuk seni pertunjukan ini dan harapannya bisa berhasil untuk mendapatkan persetujuan dan pengakuan sebagai kota subsektor seni pertunjukan dalam creative cities network,” kata Sandiaga usai mengisi workshop di Solo, Sabtu (2/7/2022).
Menurutnya, persiapan yang harus mulai dilakukan antara lain melakukan diskusi-diskusi dengan para pelaku seni pertunjukan. Selain itu, akan banyak digelar event secara internasional.
“Minggu depan mulai ada rangkaian acara G20 dan Solo Batik Carnival, dan bulan Agustus ada Internasional Wellness Tourism Conference and Exposition,” ujar dia.
Adapun tahun ini Sandiaga mengajukan dua daerah untuk diusulkan menjadi kota kreatif jaringan UNESCO, yakni Bitung dan Ponorogo. Sedangkan Solo akan diusulkan tahun depan.
“Begitu masuk creative cities network seperti Ambon menjadi city of music dan beberapa kota dunia lainnya, otomatis akan menjadi ekosistem yang dipantau langsung oleh UNESCO agar para pelakunya itu melestarikan seni pertunjukan budaya, dan juga kegiatan-kegiatan event tahunan akan diadakan di Kota Solo,” ujar dia.
Sementara itu, Gibran mengatakan penerbangan internasional ini bukan hanya dibutuhkan untuk event internasional yang segera digelar di Solo. Namun penerbangan ini dibutuhkan untuk pariwisata ke depan.
“Langsung saya sampaikan langsung tadi, bukan hanya Para Games tapi pariwisata ke depan. Gembar-gembor promosi tapi nggak ada direct flight ya percuma,” ujar Gibran.
“Aku (waktu sekolah) SMP, bolak-balik Singapura dari Solo, sekarang nggak ada. Nanti juga KL (Kuala Lumpur). Saya minta tolong beliau, BUMN, Garuda. Kalau terpaksanya belum bisa ya dari Jakarta dulu, sudah saya siapkan,” pungkasnya dilansir dari detikJateng.com. (lna)

Leave a Reply