
JoSS, BERN SWISS – Ridwan Kamil sudah tiba di Swiss dan bisa melihat langsung jasad anaknya yang sudah 14 hari hilang. Dia mengaku bersyukur anaknya bisa ditemukan meski dalam kondisi telah meninggal. Orang nomor satu di Jawa Barat itu menyebut, jasad Eril ditemukan utuh dan wangi.
Untuk diketahui, pria yang akrab disapa Kang Emil itu terbang ke Swiss Kamis (9/6/2022) usai mendapat laporan terkait penemuan jasad anaknya, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril yang sempat hilang tenggelam di Sungai Aare.
“Akhirnya Allah SWT memberikan kesempatan kepada saya untuk kembali memeluk, membelai dan memandikan anak saya sesuai syariat Islam, juga mengadzankan dengan sempurna di telinganya persis seperti saat Eril lahir,” tulis Ridwan Kamil dalam unggahannya di akun Instagram @ridwankamil, Jumat (10/6/2022).
Dalam unggahan tersebut, dia juga menceritakan kondisi jasad Eril saat ditemukan. Dia menyebut jasad tersebut masih utuh dan wangi.
“dan MASYA ALLAH, Walau sudah lewat 14 hari, jasadnya masih utuh lengkap tidak kurang satu apapun, wajah rapih menengok ke kanan dan saya bersaksi, jasad Eril wangi seperti wangi daun eucalyptus. Sungguh mukjizat kecil yang sangat kami syukuri,” tulisnya.
Baca juga: Jemput Jenazah Eril di Swiss, Ridwan Kamil: Dimakamkan Senin
Baca juga: Kepolisian Bern Pastikan Jasad Eril Putra Ridwan Kamil Telah Ditemukan
Selanjutnya, Emil menutup unggahannya itu dengan ungkapan akan mengajak Eril pulang ke tanah air. “Hai Eril, saatnya kamu pulang ke tanah air untuk menghaturkan terima kasih kepada jutaan yang mendoakanmu,” tutup Emil.
Untuk diketahui, Eril hilang di Sungai Aare pada 26 Mei 2022 saat berenang. Emil dan keluarganya menunggui proses pencariannya. Kemudian, keluarga itu sempat kembali ke Indonesia lantaran jasad Eril tak kunjung ketemu.
Jasadnya kemudian ditemukan pada Rabu (8/6/2022) pagi waktu setempat. Ridwan Kamil lantas kembali ke Swiss untuk menjemput jenazah anaknya. Jenazah Eril, ditemukan di Bendungan Engehalde, sekitar 3,2 kilometer dari titik awal berenang di Barengraben, Bern, Swiss, Rabu (8/6) pagi waktu setempat.
Setelah melakukan pencarian selama 15 hari, kepolisian Bern berhasil menemukan jenazah Eril. Ia diduga terseret arus sungai.
“Pada Rabu (8/6) pagi, satu jenazah berhasil dievakuasi di pintu air Engehalde, di Bern,” demikian pernyataan kepolisian Swiss di situs resmi mereka.
Polisi perairan Bern mengungkapkan jenazah ditemukan di dasar sungai di titik pintu air Engelhade.
“Penyelidikan forensik mengungkap bahwa jenazah itu merupakan warga Indonesia yang hilang di Sungai Aare, sejak Kamis, 26 Mei 2022. Pria 22 tahun itu berenang di sungai dan mengalami kondisi darurat. Akibatnya dia tenggelam,” lanjut pernyataan polisi.
Polisi perairan Bern mengungkapkan jenazah ditemukan di dasar sungai di titik bendungan Engelhade.
Sejak Eril dinyatakan hilang, RK memantau ketat proses pencarian Eril di Swiss. Namun akhir pekan lalu, RK dan istrinya, Atalia Praratya, bertolak pulang.
Mereka mengaku sudah ikhlas dan meyakini bahwa Eril telah meninggal. Meski sudah diyakini meninggal, proses pencarian Eril masih terus dilakukan sampai jasadnya ditemukan. (lna)

Leave a Reply