
JoSS, BOGOR – Presiden Joko Widodo pemerintahkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) agar memberikan bantuan maksimal untuk memproses kepulangan jenazah anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, ke Tanah Air.
Jenazah Eril telah ditemukan di Bendungan Engelhalde, Bern, Rabu (8/6). “Saya sudah perintahkan kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), kepada Dubes untuk secara maksimal membantu kepulangan jenazah dari Swiss ke Indonesia,” kata Jokowi di Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6).
“Kita harapkan Insya Allah bisa segera terlaksana pemulangan jenazahnya,” tambah dia. Jokowi juga mengaku bersyukur jasad Eril saat ini sudah ditemukan. Ia pun menyatakan sudah menyampaikan dukacita secara langsung kepada Ridwan Kamil.
“Saya sudah dua hari yang lalu sudah berkomunikasi dengan Pak Ridwan Kamil untuk menyampaikan dukacita yang mendalam, tapi Alhamdullilah sudah ditemukan,” ujarnya.
Eril hanyut terseret arus Sungai Aare, Bern, Swiss pada 26 Mei 2022. Setelah pencarian selama hampir dua pekan, jenazah Eril ditemukan kepolisian setempat pada Rabu (8/6) pagi di Bendungan Engelhalde, Bern.
Jenazah Eril rencananya akan tiba di Indonesia pada Minggu (12/6) dan akan dimakamkan pada Senin (13/6).
Pada Kamis (9/6), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan Kemenlu akan terus membantu Ridwan Kamil untuk memfasilitasi kepulangan jenazah Eril ke Indonesia.
Sementara itu, Polri melalui Interpol menyatakan bakal menutup Yellow Notice atau notifikasi pencarian terhadap Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang hilang di Sungai Aare, Swiss beberapa waktu lalu.
Hal itu dilakukan usai jenazah Eril berhasil ditemukan dua pekan setelah hilang pada Rabu (8/6) di Bendungan Engelhalde, Bern.
“Nanti dari NCB Interpol Pusat Lyon akan menginfokan dan menutup Yellow Notice dan menyampaikan kepada seluruh anggota karena jenazah Eril sudah ditemukan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (9/6).
Dilansir dari CNNIndonesia, setelah jenazah ditemukan, NCB Interpol Pusat di Lyon akan langsung memberikan info kepada negara anggota dan menutup Yellow Notice tersebut.
Dedi menyebutkan bahwa setelah jenazah ditemukan nantinya akan ke pihak keluarga. Proses penyerahan jenazah akan dilakukan oleh pihak Kepolisian Swiss di KBRI Bern. “Nanti untuk jenazah juga akan diserahkan kepada pihak keluarga di KBRI oleh kepolisian setempat,” ujarnya.
Eril dilaporkan hilang saat berenang di Sungai Aere pada 26 Mei lalu. Ia diduga terseret arus sungai yang cukup deras. Polri pun mengupayakan penerbitan Yellow Notice ke Interpol untuk memaksimalkan pencarian anak orang nomor satu di Jabar itu.
Sejak saat itu, RK memantau ketat proses pencarian Eril di Swiss. Namun akhir pekan lalu, RK dan istrinya, Atalia Praratya, bertolak pulang.
Mereka mengaku sudah ikhlas dan meyakini bahwa Eril telah meninggal. Meski sudah diyakini meninggal, proses pencarian Eril masih terus dilakukan sampai jasadnya ditemukan. Dua pekan setelah kabar hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss, jenazah Eril akhirnya ditemukan pada Rabu (8/6/2022). (lna)

Leave a Reply