JoSS, JAKARTA – Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menerjunkan 39 orang pasukan elite untuk mengawal Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv pada akhir Juni.
Untuk diketahui, Jokowi akan menjalani rangkaian perjalanan luar negeri mulai 26 Juni 2022. Ia akan berkunjung ke Jerman untuk menghadiri pertemuan G7.
Setelah itu, ia akan menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv, Ukraina. Ia juga akan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Rusia. Langkah itu diambil dalam upaya mendamaikan kedua negara.
Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) Mayjen Tri Budi Utomo mengatakan pasukan elite pengawal Presiden Joko Widodo saat kunjungan ke Kyiv, Ukraina akan dibagi menjadi tiga tim.
Tri menjelaskan pasukan elite dibagi menjadi tim utama yang melekat dengan Jokowi, tim penyelamatan, dan tim advance atau tim pendahulu. Total pasukan yang akan diterjunkan berjumlah 39 orang.
“Kalau kita sendiri yang melekat ke beliau (Jokowi) ada 19, ditambah yang matannya (tim penyelamatan) sendiri 10 [orang] di sana. Berarti 29 [orang], ditambah dengan 10 orang yang sudah stand by di sana,” kata Tri dilansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (23/6/2022).
Tri mengatakan pasukan yang diterjunkan pernah ditempa di sejumlah pasukan elite TNI antara lain Kopassus, Denjaka hingga Paskhas.
“Kami sudah menyiapkan tim penyelamatan yang biasanya pada saat kegiatan tertentu kita tidak membawa, khusus ini kita membawa personel tersebut. Kurang lebih 39 khusus dengan Paspampres saja,” kata Tri.
Selain itu, Presiden Jokowi bakal dilengkapi dengan helm dan rompi anti peluru, mengingat negara tersebut dalam kondisi perang dengan Rusia. Perlengkapan itu juga untuk semua delegasi Indonesia dan bisa digunakan saat dibutuhkan.
“Kita sudah siapkan helm dan rompi untuk semua. Semua delegasi yang akan ikut kita siapkan,” jelasnya.
Paspampres pun akan mengirim sepuluh orang di antaranya ke Kyiv hari ini untuk mempersiapkan kedatangan Jokowi. Tri menyampaikan situasi jelang pertemuan Jokowi dengan Zelensky cenderung aman. Dia memohon doa dan dukungan agar paspampres bisa melaksanakan tugas mengawal Jokowi dengan lancar.
“Sementara mereka (Rusia) masih melakukan serangan ya memang di seputaran Donetsk itu saja. Jadi, alhamdulillah masih jauhlah dari Kyiv,” tuturnya.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut Jokowi akan menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Langkah itu diambil dalam upaya mendamaikan kedua negara. (lna)

Leave a Reply