Pelestarian Budaya Indonesia Melalui Teknik Membatik dan 3 Strategi Marketing

Pelestarian budaya indonesia melalui teknik membatik dan 3 strategi marketing untuk meningkatkan perekonomian
ilustrasi membatik
Vita Eviliyani, Mahasiswi FE Manajemen UNWAHAS Semarang

MELESTARIKAN budaya Indonesia dengan Teknik membatik dapat berpa membuat atau menghasilkan produk batik handmade. dengan Seiringnya kemajuan teknologi semakin banyak inovasi yang dikembangkan dan membuat nilai asli batik sebagai handicraft milik Indonesia menjadi berkurang.
Batik sendiri merupkan kerajianan tangan dibuat menggunakan lilin malam panas dan menggunakan canting cap atau canting tulis dan batik sudah di akui oleh UNESCO dan dijadikan warisan budaya Indonesia yang harus dijaga kelestariannya. Jika tidak dapat membuat atau menghasilkan, setidaknya kita dapat melestarikannya dengan cara merawat kain batik yang kita miliki dan lebih mengenal apa makna yang terkait di dalam batik.
Dengan perkembangan teknologi para wirausahawan yang banyak membuat batik dengan Teknik printing atau sablon untuk mempermudah pembuatannya.
Ada 3 strategi untuk meningkatkan ekonomi Indonesia melalui pelestarian batik.
1. Strategi promosi pameran: kegiatan dengan beragam pameran yang bersifat tidak rutin dengan tujuan untuk memperkenalkan barang atau produk kepada khlayak dengan menjabarkan kelebihan produk untuk meyakinkan pembeli. Bisa di ajang nasional dan internasional.
2. Strategi sosial media: fitur yang tersedia diberbagai social media untuk mendukung pemasaran berbagai bisnis yang didedikasikan untuk mengunggah foto dan video menjadikan produk pemasaran lebih mudah, efektif dan hemat biaya.
3. Strategi marketplace: pasar yang memiliki karakteristik yang berbada beda dan memiliki kategori tertentu yang dapat digunakan oleh sebuah bisnis yang sedang berjalan untuk pemasaran.(*)

Penulis: Vita Eviliyani, Mahasiswi FE Manajemen UNWAHAS Semarang

Disclaimer: Tulisan ini sepenuhnya menjadi penanggungjawab penulis, di luar kewenangan redaksi JoSS.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*