
JoSS, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan ribuan kendaraan pemudik telah melewati Gerbang Tol Cikampek Utama KM 70 tiap jamnya pada H-3 Lebaran 2022. Rata-rata jumlah kendaraan yang masuk tol Trans Jawa mencapai 8.000/jam.
“Pantauan di KM 70 mulai dari tadi malam sampai tadi pagi terjadi peningkatan terhadap masyarakat yang akan mudik jadi dari angka rata-rata malam jam 24.00 sudah mulai 5.000 terus sampai pagi tadi mencapai 8.000 per jam,” kata Sigit, Jumat (29/4/2022).
Sigit mengatakan atas kepadatan yang luar biasa ini, pihaknya memperpanjang pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way hingga Sabtu (30/4). Dia juga menyebut pada H-3 Lebaran ini, masih ada 211.809 pemudik yang masih belum berangkat.
“Artinya masih ada 211 ribu orang atau 211 ribu pemudik yang akan melintas. Sehingga mau tidak mau kita perlu melakukan rekayasa kembali,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Firman Shantyabudi menyatakan one way di Cikampek sampai KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung akan berlangsung pada hari ini, Jumat (29/4) akan berlangsung sampai 08.00 WIB esok hari, Sabtu (30/4/2022).
Hal ini berdasarkan diskresi dari kepolisian mengingat masifnya arus mudik dari arah Jakarta menuju Timur. “Jadi kesimpulannya one way akan kita laksanakan sore ini sampai dengan jam 8 pagi besok,” kata Firman.
Sementara itu, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru PT Jasa Marga (Persero) mengoperasikan seluruh dari 30 gerbang tol Cikampek Utama sejak Kamis malam, 29 April 2022, pukul 22.00 WIB. Hal itu dilakukan untuk melayani lonjakan arus mudik yang terjadi.
“Sedangkan dalam kondisi normal, dalam satu jalur biasanya dioperasikan dengan 15 gardu tol,” katanya dalam keterangan tertulis Kamis, 28 April 2022.
Penambahan jumlah gerbang tol tersebut merupakan imbas dari diberlakukannya rekayasa lalu lintas satu arah di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek oleh kepolisian sejak pukul 17.28 WIB sore tadi. Rekayasa tersebut hingga saat ini masih berlangsung.
Dengan rekayasa tersebut, Gerbang Tol Cikampek Utama saat ini hanya melayani melayani kendaraan yang menuju arah timur via Jalan Tol Trans Jawa. Sebelumnya Jasa Marga hanya mengoperasikan 26 lajur transaksi untuk ke arah Timur.
Berdasarkan pantauan Jasa Marga pada pukul 23.00 WIB, antrean kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama tak terlalu mengular. Menurut mereka, saat ini hanya terdapat 5-10 kendaraan yang mengantre di setiap gerbang.
Jasa Marga pun mengimbau agar para pengendara tetap berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan. “Pastikan kecukupan saldo uang elektronik dan BBM sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan lebih nyaman,” kata Heru.
Sebelumnya kepolisian menyatakan rekayasa lalu lintas berupa penerapan arus satu arah diberlakukan sehari lebih cepat. Hal itu dikarenakan oleh kepolisian. Hal itu dikarenakan lonjakan arus mudik yang sebelumnya diprediksi mencapai puncaknya terjadi pada Jumat, 29 April 2022 ternyata sudah mulai terjadi pada sore tadi.
Rekayasa Sistem One Way tersebut diberlakukan mulai dari Tol Jakarta-Cikampek km 47 hingga Gerbang Tol Kalikangkung km 414, Jawa Tengah. Jasa Marga pun menyatakan arus dari arah sebaliknya telah steril dari kendaraan. (lna)

Leave a Reply