Destinasi wisata Obelix Hills Beroperasi 14 Jam Sehari Saat Libur Lebaran

Obelix Hills Beroperasi 14 Jam Sehari
suasana malam tempat wisata Obelix Hills (Foto: Nasrul Ma Arif)

JoSS, SLEMAN – Destinasi wisata Obelix Hills yang terletak di Dusun Klumprit Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bersiap menyambut lonjakan pengunjung selama libur lebaran.

Wahyu Karnadijaya, pengelola Obelix Hills mengatakan untuk dapat melayani wisatawan dengan maksimal, pengelola Obelix Hills akan memperpanjang waktu buka sampai 14 jam sehari.

“Selama libur lebaran, mulai 30 April hingga 8 Mei 2022, kami beroperasi sejak pukul 07.00 sampai 21.00 WIB,” katanya, dilansir dari tempo.co.

Menurut Wahyu, yang berbeda hanya jam operasional pada Hari Raya Idul Fitri, 2 Mei 2022, yakni buka pada pukul 13.00 dan tutup pada pukul 21.00 WIB.

Objek wisata alam Obelix Hills ini merupakan tempat bersantai dengan pemandangan yang instagramable itu memiliki area parkir yang mampu menampung 500 kendaraan roda empat dan 300 kendaraan roda dua.

“Kami memperkirakan kunjungan wisatawan tahun ini akan mengalami peningkatan tajam,” kata dia. Musababnya, menurut dia, sudah tidak ada lagi larangan bepergian seperti pada 2020 dan 2021.

Selain itu, lanjutnya pemerintah mengizinkan semua destinasi wisata beroperasi. Yang penting, setiap pengelola usaha pariwisata menerapkan protokol kesehatan demi keamanan dan kenyamanan wisatawan maupun para pekerjanya.

Pengunjung yang ingin menikmati suasana di Obelix Hills membayar tiket masuk Rp 20 ribu per orang. Di sana, wisatawan dapat berfoto dengan latar yang menarik atau sekadar bersantai sambil menikmati hidangan.

Tersedia sekitar 35 spot foto, sehingga pengunjung bisa memilih berfoto dengan pemandangan alam, perbukitan, pepohonan hijau, atau gaya foto kekinian.

Waktu terbaik untuk berfoto adalah pada sore hari. Suasana tidak terlalu panas dan pemandangan matahari tenggelam begitu memukau sebagai latar gambar. Beranjak malam, wisatawan dapat menikmati kerlip bintang dan pendaran lampu-lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian. Lebih enak sambil menyeruput secangkir wedang jahe, kopi, atau teh hangat dari Resto Pulen Kopi Ponti.

Manajer Operasional Obelix Hills, Monika Priyatno menjelaskan, tak cuma menerapkan protokol kesehatan, pengelola juga memiliki mitigasi bencana dan kedaruratan. “Ini merupakan bagian dari pelayanan pariwisata,” katanya.

Pekan ini, Obelix Hills mengadakan kegiatan Reresik Dayohe Teko, yakni bersih-bersih bersama untuk mempersiapkan destinasi agar dikunjungi dengan nyaman dan aman. Pengelola Obelix Hills juga bekerja sama dengan aparat desa dan kepolisian untuk membantu mengatur arus lalu lintas. (lna)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*