
JoSS, JAKARTA – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT ) memberi batas waktu untuk pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang akan ditutup pada 8 Februari 2022 pukul 15.00 WIB.
“Setelah penentuan kuota, pengisian PDSS menjadi tahapan wajib untuk dilakukan pihak sekolah sebagai syarat keikutsertaan siswa eligible pada SNMPTN ,” tulis instagram resmi LTMPT di @ltmptofficial, dikutip Jumat (4/2/2022).
Pada batas waktu 8 Februari tersebut, tidak hanya penutupan untuk pengisian PDSS. Namun juga merupakan batas waktu untuk registrasi akun LTMPT sekolah dan juga penentuan siswa eligible untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
“Periode pengisian PDSS dilakukan hingga tanggal 08 Februari 2022. Yuk segera selesaikan sebelum waktunya habis!,” seru LTMPT melalui instagramnya. LTMPT juga mengingatkan kembali kepada siswa yang akan mendaftar SNMPTN untuk wajib memiliki akun LTMPT dan sudah disimpan permanen. Simpan permanen akun siswa dibatasi hingga Selasa, 15 Februari 2022 mendatang.
“Bagi siswa lulusan tahun 2020, 2021 dan 2022 yang belum melakukan registrasi akun LTMPT dan akan mengikuti UTBK-SBMPTN wajib Registrasi Akun LTMPT yang dimulai tanggal 14 Februari-17 Maret 2022,” jelas LTMPT.
Berikut ini statistik registrasi akun LTMPT bagi sekolah dan siswa yang terdata sampai Rabu, 2 Februari 2022 pukul 21.39 WIB.
- Sekolah lama terdaftar: 27.717
- Sekolah baru terdaftar: 2.635
- Siswa baru terdaftar: 1.174.595
- Sekolah lama akun aktif: 27.657
- Sekolah baru akun aktif: 2.541
- Siswa baru akun aktif: 1.114.925.
Baca juga: Webometrics Rilis 15 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia 2022
Sementara itu, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT ) Mochammad Ashari menyatakan pihaknya telah membuat terobosan supaya siswa dapat lebih mudah mencari kampus pilihan dan rektor bisa mendapat calon mahasiswa terbaiknya.
Ashari mengatakan, LTMPT adalah lembaga yang fungsinya memfasilitasi siswa supaya lebih mudah dalam mencari atau mendapatkan kampus pilihannya. Di samping itu, ujar Rektor ITS ini, LTMPT juga menjadi lembaga yang membantu para rektor perguruan tinggi negeri dalam mendapatkan calon mahasiswa terbaik untuk masuk ke kampusnya.
“Setiap tahun LTMPT selalu berbenah diri. Memperbaiki apa saja improvement yang bisa kita lakukan,” katanya pada Silaturahmi Merdeka Belajar melalui YouTube Kemendikbud, Kamis (3/2/2022).
Ashari menerangkan, untuk tahun ini ada beberapa hal yang sudah dilakukan untuk menambah kenyamanan dan untuk meminimalisir gangguan pada saat pendaftaran sehingga rektor bisa mendapat calon mahasiswa yang memiliki potensi bagus.
Pertama dari jadwal, katanya, dalam hal waktu pendaftaran dibuat mirip dengan jadwal pendaftaran tahun lalu agar siswa memiliki rentang waktu persiapan yang lebih matang. “Supaya adik-adik mempunyai persiapan atau punya estimasi tanggal sekian ini mulai SNMPTN,” ujarnya.
Sedangkan untuk jadwal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN), ujar Ashari, tidak akan dilaksanakan pada saat puasa namun akan digelar setelah lebaran sehingga siswa lebih konsentrasi dalam mengerjakan soal.
Selain itu, lanjutnya, untuk mengantisipasi jumlah pendaftar yang tinggi, LTMPT sejak tahun lalu sudah menambah jumlah komputer dan hardware untuk menambah kapasitasnya supaya tidak membludak. “Ada di 74 lokasi dan sudah kita bagikan. Totalnya sekitar 53.000 dari sisi hardware sehingga kapasitasnya bisa lebih banyak,” terangnya.
Kemudian dari sisi perangkat lunak, katanya, sudah ada dashboard internal untuk memudahkan koordinasi. Selain itu, bagi siswa yang memilih jurusan seni dan olahraga LTMPT sudah menyediakan perangkat identifikasi sertifikat dan penghargaan yang diunggah untuk memudahkan evaluator untuk melakukan identifikasi sertifikat itu.
“Hasilnya akan lebih presisi dan efektif karena lebih memudahkan evaluator. Sehingga adik-adik yang prestasinya bagus di SNMPTN itu diupload sertifikatnya dan penghargaan lain itu akan dihargai dengan sebaik-baiknya dengan presisi,” pungkasnya. (lna)

Leave a Reply