Isu Invasi Rusia Hari Ini, KBRI Belum Berencana Evakuasi WNI dari Ukraina

Orang-orang mengambil bagian dalam Persatuan March, yang merupakan prosesi untuk menunjukkan semangat patriotik Ukraina di tengah meningkatnya ketegangan dengan Rusia, di Lapangan Kemerdekaan di Kyiv, Ukraina 12 Februari 2022 (Foto: reuters.com)

JoSS, UKRAINA – Rusia dikabarkan mulai menyerang Ukraina pada hari ini, Rabu (16/2/2022) menyusul penempatan ribuan pasukannya di Kiev dekat perbatasan Negara itu. Meski demikian KBRI belum memutuskan untuk mengevakuasi WNI dari wilayah itu.

Desas-desus ini muncul di tengah kekhawatiran dunia Moskow bakal benar-benar menginvasi Kiev. Beberapa pejabat Amerika Serikat mengonfirmasi pada Politico Rusia akan melakukan serangan fisik ke Ukraina pada Rabu (16/2). Washington juga mengatakan pada sekutu mereka serangan ini bakal dimulai dengan peluncuran rudal dan serangan siber.

Selain itu, penasihat keamanan AS, Jake Sullivan, menyampaikan Rusia bisa saja menginvasi Ukraina sebelum Olimpiade Beijing selesai, yakni sebelum 20 Februari.

Duta Besar Republik Indonesia di Kiev, Ghafur Dharmaputra, mengatakan belum ada rencana evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Ukraina dalam waktu dekat, dan belum meminta mereka kembali ke Jakarta, menyusul konflik yang kian panas dengan Rusia.

“Proses diplomasi masih berlangsung. Situasi masih kondusif,” kata Ghafur,seperti dilansir dari CNNIndonesia, Selasa (15/2).

Mengingat konflik yang terus meningkat antara Rusia dan Ukraina di wilayah perbatasan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara tersebut mengeluarkan sejumlah imbauan. “Bagi para WNI yang merencanakan berkunjung ke Ukraina dalam waktu dekat, agar menunda rencana perjalanannya hingga situasi kembali tenang,” demikian imbauan itu.

Baca juga: 

KBRI juga mengimbau, bagi para WNI yang berada di Ukraina agar tetap tenang, menghindari keramaian, dan senantiasa memantau perkembangan keadaan.

Selain itu, mereka juga diminta untuk memverifikasi pemberitaan di media dengan sumber resmi, serta memantau secara berkala mengenai perubahan kebijakan perlindungan WNI di media sosial KBRI Kiev.

Bagi para WNI di Ukraina yang belum melapor, agar segera bergabung dalam grup Whatsapp WNI supaya memudahkan pengawasan keberadaan, kondisi, serta keselamatan. Mereka diimbau menghubungi hotline KBRI Kyiv di No. WA +380 503347917

Sebelumnya, Ghafur juga mengatakan kondisi di Kiev masih tenang dan tak ada penjagaan yang berarti.
Ia juga menyadari ramai pemberitaan di media soal invasi Rusia, latihan militer antara Rusia dan Belarus, dan latihan Angkatan Laut Moskow di Laut Hitam.

Namun, ia bisa memastikan, kondisi staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan warga negara Indonesia (WNI) di Ukraina juga dalam keadaan sehat. Meski demikian, ia tetap memiliki rencana kontingensi jika situasi memburuk.

“KBRI memiliki Rencana Kontingensi, termasuk evakuasi sekiranya situasi dan kondisi memburuk dan mengancam keselamatan jiwa,” ucap dia Senin (14/2/2022). (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*