
DUKUH Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten, kini makin semarak sejak diresmikannya objek wisata jembatan gantung Girpasang dan Gondola pada Januari lalu. Wisatawan dari berbagai daerah berdatangan mengunjungi perkampungan di punggung bukit dan terpisahkan jurang dengan perkampungan lainnya di lereng Gunung Merapi.
Pengunjung bahkan rela antre demi menyeberangi jembatan tersebut. Jembatan gantung terbentang sejauh 120 meter antara Dukuh Ngringin dengan Dukuh Girpasang di atas jurang sedalam 150 meter.
Tak hanya jembatan gantung Girpasang yang menjadi daya tarik di kawasan itu. Ada gondola penumpang yang menjadi salah satu akses keluar-masuk Girpasang.
Selain itu, jalan setapak di tepian jurang yang sebelumnya menjadi satu-satunya akses keluar-masuk Girpasang masih memiliki daya pikat bagi pengunjung.
Daya tarik utama di kawasan itu tak lain pada panorama kawasan lereng Merapi yang masih asri dan hijau serta pemandangan gagahnya puncak Merapi. Kawasan itu kian lengkap dengan munculnya warung-warung kuliner yang tempatnya cozy dan instagramable.
Bagi pengunjung yang ingin bermalam di Girpasang dan sekitarnya, ada beberapa tempat bisa menjadi pilihan untuk menginap. Mulai dari bermalam di rumah warga serta menempati homestay sederhana yang dibikin warga Girpasang. Ketua RT 07/RW 02, Dukuh Girpasang, Gino, 37, mengatakan ada penginapan di Girpasang.
Baca juga: Seru, Nikmati Keindahan Gunung Merapi Dari Kereta Gantung Girpasang Klaten
Hanya, tempat yang disiapkan masih sederhana. “Ada penginapan, tetapi fasilitasnya masih sederhana. Tarifnya Rp20.000 per malam per orang. Minimal rombongan lima orang. Fasilitas yang disediakan tikar, bantal, serta listrik. Untuk keperluan lain bisa bawa sendiri atau bisa sewa matras yang menyediakan persewaan,” kata Gino, Kamis (3/2/2022).
Selain homestay sederhana yang disiapkan warga, pengunjung juga bisa menginap di rumah warga. “Bisa di rumah warga. Keluarga dan rombongan, minimal lima orang kalau lebih boleh. Ada sembilan rumah,” kata Gino.
Tak hanya bisa menikmati suasana malam di Girpasang, pengunjung bisa mengikuti aktivitas keseharian warga. Gino mengatakan pengunjung bisa mengikuti kegiatan warga ketika mencari pakan ternak atau mengelola kebun sayur.
Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tegalmulyo, Purnama, mengatakan selain di Girpasang, ada homestay di Dukuh Ngringin. “Di Ngringin juga ada. Kebanyakan di sini untuk kegiatan live in di rumah warga. Untuk sementara terkait homestay bisa menghubungi ke ketua RT baik yang di Ngringin maupun di Girpasang,” jelas dia, seperti dilansir dari bisnis.com. (lna)

Leave a Reply