
JoSS, SOLO – Ditangan pemuda 28 tahun yang bernama Andika limbah kayu bekas papan skateboard diubah menjadi jam tangan yang mempunyai harga jual yang cukup tinggi dan diminati hingga mancanegara, dipilihnya bahan papan kayu bekas papan skateboard tersebut dikarenakan bahan kayunya berlapis dengan beraneka warna dan sangat kuat.
“Pesanan selalu datang dari mancanegara seperti Jerman, inggris, Belgia dan Perancis karena orang disana lebih menyukai produk daur ulang,” ujar Andika. Selain itu bahan kayu lebih disukai dari pada plastik maupun logam karena lebih ramah lingkungan.

Pembuatan jam tangan tersebut dilakukan di sebuah kios pasar (elektronik dan Pakaian bekas) Elpabes, Banjarsari, Solo yang berlabel Loosewood dengan mengunakan mesin Computer Numerical Control (CNC) mini agar lebih presisi dan cepat, sedang untuk pemasangan mesin dan strab dilakukan scara manual.
Rencana produk UMKM kreatif tersebut akan diboyong oleh Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka ke beberapa pameran di Eropa. Jarga jam tangan tersebut berkisan antara Rp.475.000,- hingga Rp650.000,-.

Leave a Reply