Wayang Jogja Night Carnival Resmi Masuk Kalender Even Pariwisata Nasional

Wayang Jogja Night Carnival (Foto: youtube Pemkot Jogja)

JoSS, JOGJA – Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) resmi masuk dalam kalender kegiatan nasional atau calender of event (COE) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Hari ini WJNC 2021 bagian dari Kharisma Event Nusantara masuk kegiatan terbaik yang dimiliki oleh pariwsiata Indonesia,” kata Sandiaga saat membuka WJNC ke enam yang diselenggarakan di halaman parkir timur Stadion Mandala Krida, Kamis (7/10/2021) malam.

Dia menyambut dan menapresiasi baik event yang diselenggarakan tiap tahun untuk memperingati HUT Kota Jogja tersebut.

Sandiaga juga menilai WJNC terselenggara dengan protokol kesehatan ketat dan disiplin. Dia juga mengapresiasi tema WJNC kali ini, yakni Semar Boyong yang berarti pemulihan. Salah satunya dilakukan Pemkot Jogja dengan telah tuntasnya vaksinasi Covid-19 bagi semua warga Jogja.

“Kita lihat Jogja sangat serius recovery dengan menuntaskan vaksinnya. Ini jadi momentum wisata budaya salah satunya penyelenggaraan even dengan prokes yang ketat dan disiplin,” ujarnya sebagaimana dilansir dari harianjogja.com.

Terpenting kegiatan tersebut juga sudah memenuhi CHSE sehingga semua penyelenggara, semua yang terlibat di dalamnya dan penonton dapat menyaksikan dengan rasa aman dan nyaman.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X mengatakan bahwa perayaan hari jadi kota Jogja kali ini masih dalam suasana pandemi akibat pagebluk mayangkara Covid-19. “Pada momen yang istimewa ini, saya mengajak kita untuk bangkit bersama, selayaknya Semangat yang ditembangkan seniman kondang Yogyakarta, grup band Endank Soekamti, selama bumi berputar, semangatku tak kan pudar, selama mentari bersinar, maju terus tak kan gentar,” kata Sultan.

Baca juga: Aplikasi Kamelia Pasarkan 17 Kampung Wisata di Jogja

Sultan mengatakan semangat bangkit gumregah selaras dengan tema dirgahayu tahun ini, Tanggap, Tanggon, dan Tuwuh, merefleksikan sifat adaptif dan ketangguhan, melanjutkan tekad Tan Mingkuh Tumapak Ing Zaman Anyar. Tanggap, Tanggon, Tuwuh dapat menjadi modal sosial menuju tataran Jogja yang gandhes luwes, kota nyaman huni yang berpijak pada nilai-nilai keistimewaan, bertonggak pada budaya dan sifat-sifat kemanusiaan.

“Dengan segenap sukacita, diiringi ikhlas harapan dan doa, saya mengucapkan Dirgahayu ke-265 untuk Kota Yogyakarta dan seluruh warganya. Semoga momentum ini dapat memulai  boyongan spiritual, menanamkan tekad dalam hati, berjalan beriringan menuju arah yang lebih baik, dalam jalinan Manunggaling Kawula lan Pamong dan  Jogo Wargo, sebagai tantri sesrawungan, saling ngemong dan ngaruhke dalam situasi apapun,” kata ujar Sultan.

Wali Kota Jogja, haryadi Suyuti mengatakan gelaran WJNC merupakan seni budaya tahunan yang dibentuk sebagai pucak HUT Jogja yang saat ini berusia 265 dengan tema Tanggap, Tanggon, dan Tuwuh.

“Ini merupakan pershelatan yang kami peruntukan seluruh masyarakat Jogja dan DIY umumnya. 2021 ini merupakan tahun kedua dimana kita rayakan HUT Kota pada masa pandemi covid-19 dan pada sikon ini untuk peringatan ata perhelatan WJNC dilaksanakan hybrid artinya dengan sistem kombinasi antara daring dan luring sehingga masyarakat disini bisa disaksikan live dan secara daring seluruh masyarakat melalui kanal youtube,” kata Haryadi. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*