
JoSS, KARANGANYAR – Hingga saat ini jalur pendakian Gunung Lawu masih ditutup untuk umum akibat penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Untuk itu, petugas di pintu masuk pendakian Gunung Lawu terus berjaga mengantisipasi kedatangan pendaki ritual saat momen Malam 1 Sura 2021.
Mengutip dari solopos.com, Koordinator Bidang Destinasi Disparpora Karanganyar, Sunardi, mengatakan saat momen Malam 1 Sura, sekitar 200 pendaki kerap mendaki Gunung Lawu untuk menjalankan ritual di Hargo Dalem. Namun, lantaran belum ada informasi dari pemerintah pusat, dia belum bisa memastikan apakah pendaki ritual bisa mendaki Gunung Lawu pada momen tersebut.
“Sampai saat ini pintu masuk pendakian masih kami tutup untuk umum. Belum ada instruksi kapan akan dibuka. Untuk pendaki ritual sudah lumayan banyak yang tanya. Tapi saya belum bisa menjawab, karena belum ada instruksi dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Menurutnya, di Karanganyar terdapat tiga jalur pendakian yaitu di Cemara Kandang, Candi Ceto, dan Tambak. Namun, para pendaki ritual lebih banyak mendaki melalui jalur pendakian Cemara Kandang.
Baca juga: Keraton Kasunanan dan Mangkunegaran Solo Tiadakan Kirab Pusaka Malam 1 Sura
“Biasanya tetap ada yang nekat melalui jalur pendakian alternatif. Soalnya tahun lalu juga begitu. Tidak ada laporan dan registrasi, tahu-tahu sudah ada di atas beberapa hari,” terang dia.
Dia menegaskan petugas di pintu masuk pendakian Gunung Lawu tetap berpatokan pada aturan dari pemerintah. Sehingga, apabila PPKM Level 4 diperpanjang, pihaknya memastikan petugas di pintu masuk pendakian tidak akan melayani para pendaki.
“Petugas basecamp tidak melayani registrasi pendakian Gunung Lawu selama masih belum boleh beroperasi kembali. Kami saat ini masih menunggu karena berakhirnya kan tanggal 9 Agustus. Kalau tidak diperpanjang ya nanti dibuka kembali. Kalau masih diperpanjang kami tetap sesuai aturan,” jelas dia. (lna)

Leave a Reply