Terpapar Covid-19 dan Tengah Dirawat, Ini Pesan Wagub Jateng Gus Yasin

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Foto: net)

JoSS, SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyatakan dirinya terinfeksi virus corona dan tengah dirawat di RSUP dr. Kariadi, Semarang. Sementara itu, 3 kanor OPD di lingkungan Pemprov JAteng ditutup karena puluhan ASN positif Covid-19.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini meminta masyarakat tidak meremehkan bahaya COVID-19 dan mengabaikan protokol kesehatan sebab penularannya kini semakin parah.

“Tolong jaga protokol kesehatannya, siapapun bisa terpapar, tidak melihat siapa dia,” kata Gus Yasin, melalui video rekaman yang diunggah ke akun Instagram @tajyasinmz yang diakses di Semarang, Rabu.

Menurut putra mendiang ulama karismatik KH Maimoen Zubaer itu, COVID-19 tidak pandang bulu dan menyerang siapa pun. Dalam video berdurasi 1 menit 21 detik tersebut, Gus Yasin mengumumkan bahwa dirinya terpapar COVID-19 dan saat ini menjalani perawatan di RSUP dr. Kariadi, Semarang.

“Alhamdulilah sudah enak, sudah diperbolehkan isolasi mandiri, saya berada di Rumah Sakit Kariadi bersama dengan Mas Madika, bapak beliau adalah salah satu tim kesehatan penangan COVID-19 di Jawa Tengah,” ujarnya, seperti dilansir dari Antara.

Gus Yasin mengungkapkan di Instagram, ada orang yang mengatakan bahwa COVID-19 bukan untuk pejabat. “Tapi saya kena, tapi alhamudilah saya sudah sembuh tinggal isolasi mandiri,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yasin mendoakan warga Jawa Tengah diberikan kesehatan dan terhindar dari COVID-19. “Saya doakan warga Jawa Tengah sehat semuanya, terima kasih kepada perawat atas pelayanannya,” ujarnya.

Baca juga: Hotel Rosenda Baturraden Dijadikan Rumah Sakit Darurat Covid-19

Sementara itu, tiga organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Jateng ditutup sementara karena puluhan aparatur sipil negara (ASN) terpapar Covid-19 dari hasil tes swab PCR. Ke tiga kantor yakni Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng dan Bappeda Jateng.

“Di kantor BKD ada 16 ASN yang terpapar covid-19. Terpaksa kantor ditutup sementara untuk disterilkan dengan disinfektan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Jateng, Wisnu Zaroh, di Semarang, Rabu (24/6).

Dia menyebut beberapa ASN yang terpapar karena sering bersinggungan dengan pegawai dinas lainnya. Selain itu, ada seorang sopir mobil dinasnya juga terpapar Covid-19. Dari keterangan yang diperoleh bahwa yang bersangkutan selama ini sering kegiatan kumpul di lingkungan rumahnya.

“Penularannya cukup banyak, tapi kita belum tahu sumber penularannya. Padahal pegawai BKD tidak kemana-mana bisa tertular. Saya sendiri sudah swab hasilnya negatif, yang pasti semua ASN akan di agendakan swab massal besok,” ujarnya, dilansir dari merdeka.com.

Di kantor Bappeda Jateng, para ASN juga banyak yang tertular Covid-19. Mereka tertular Covid-19 saat menggelar rapat pengelolaan dan perencanaan pengembangan wilayah untuk seluruh kabupaten kota.

Sedangkan di kantor Dinas Perhubungan Jateng, ditemukan kasus penularan Covid-19 selalu melonjak setiap harinya mencapai puluhan orang.

“Dishub ada 22 orang karena pegawainya banyak yang keluar kantor buat menertibkan masyarakat. Bisa jadi tertularnya dari aktivitas tersebut,” tutup Wisnu. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*