
JoSS, SOLO – Jumlah pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN 2021 di UNS Solo yang mencapai 49.983 orang, hanya 5,46 persen yang lolos yakni sebanyak 2.727 pendaftar. Sebanyak 30,51 persen peserta yang lolos merupakan pemegang KIP-Kuliah dengan jumlah 832 orang.
“Tingkat keketatan UNS naik dari 1:15 pada tahun 2020 menjadi 1:18 pada tahun 2021. Sebanyak 30,51 persen atau 832 orang dari yang lolos seleksi SBMPTN UNS tahun 2021 merupakan pemegang KIP- Kuliah tahun 2021,” kata Rektor UNS Solo Profesor Jamal Wiwoho, Senin (14/6/2021), seperti dikutip dari kantor berita Antara.
Pada SBMPTN 2021 kali ini jumlah peserta yang lolos prodi saintek di UNS Solo adalah 1.250 orang. Sementara jumlah peserta yang lolos dari prodi soshum berjumlah 1.477 orang.
Jamal Wiwoho mengatakan peserta yang tidak lolos jalur SBMPTN 2021 tidak perlu berkecil hati. Mereka masih bisa mengikuti jalur seleksi lain untuk masuk UNS Solo. Di antaranya yaitu UTBK, ujian tulis, kepemimpinan muda, dan kelas internasional.
Baca juga: UNS Terus Berkolaborasi Dengan Pemkot Solo Dukung Transportasi Berkelanjutan
Wakil Rektor UNS Solo bidang Akademik, Ahmad Yunus, mengatakan jalur kepemimpinan muda baru dibuka pada tahun ini. Syarat mengikuti seleksi jalur ini adalah peserta memiliki pengalaman organisasi, khususnya dengan jabatan sebagai pemimpin.
“Jalur kepemimpinan muda khususnya untuk anak yang menjadi Ketua OSIS SMA, Ketua Pramuka di tingkat kabupaten, Ketua MPR tingkat kabupaten. Yang terpilih jadi ketua pasti punya kelebihan dibandingkan teman-temannya yang lain,” terangnya.
Program studi atau prodi Farmasi dan Ilmu Komunikasi di UNS Solo menjadi jurusan yang paling sulit ditembus pada SBMPTN 2021. Peminat SBMPTN UNS 2021 berjumlah 49.983 orang. Dari jumlah itu tercatat kelompok Saintek memiliki 24.473 peminat dan kelompok Soshum diminati 25.510 pendaftar.
“Saintek yang lolos 1.250 orang dan Soshum yang lolos 1.477 orang. Untuk angka keketatan Saintek 1: 20 dan Soshum 1:17,” kata Rektor dalam sisran persnya.
Ada 10 program studi (prodi) dengan keketatan tertinggi pada kelompok saintek UNS. Yaitu Prodi Farmasi dengan keketatan 1:60, Prodi Informatika dengan keketatan 1:54, Prodi Psikologi 1:49, Prodi Kedokteran 1: 39, Prodi Keselamatan dan kesehatan kerja 1: 26, Prodi Arsitektur 1: 25, Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota 1:24, Prodi Statistika 1:23, Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan 1: 23, dan Prodi Teknik Industri 1: 22.
Kemudian, 10 prodi dengan keketatan tertinggi pada Kelompok Soshum UNS yaitu Prodi Ilmu Komunikasi dengan keketatan 1:54, Manajemen 1:34, Hubungan Internasional 1:34, Ilmu Administrasi Negara 1:30, Sastra Inggris 1:29, Bimbingan dan Konseling 1:26, Desain Komunikasi Visual (DKV) 1:25, Sosiologi 1:24, Demografi dan Pencatatan Sipil 1: 22, Pendidikan Bahasa Inggris 1 : 20. (lna)

Leave a Reply