
JoSS, BREBES – Seorang pengemis viral di media sosial karena sering kedapatan meludhi dan memaki pengendara jika tidak diberi uang. Pria berinisial D (69) ini melakukan aksinya di Kabupaten Brebes.
Ulahnya membuat resah para pengendara yang melintas di persimpangan Kersana, Brebes hingga polisi turun tangan.
“Padahal tadi sudah disuruh pulang sama Satpol. Tapi beberapa jam kemudian muncul lagi. Anggota kemudian menjemput dan dibawa ke Polsek,” ujar Kapolsek Kersana, Iptu Suratman, saat dihubungi wartawan, Jumat (26/3/2021).
Istri pengemis tersebut juga dipanggil polisi. Sedangkan tongkat dan caping yang dipakai pengemis itu disita polisi.
“Istrinya tadi dipanggil ke Polsek. Saya kasih pembinaan. Tongkat dan caping yang sering dipakai mengemis disita. Mudah-mudahan kalau tidak ada tongkat dan caping dia tidak mengemis lagi,” lanjutnya dilansir dari detik.com.
Suratman mengaku sudah berkali-kali mengamankan dan membina pengemis tersebut dan keluarganya itu. Setiap kali dirazia, tongkat dan topi caping si pengemis juga ikut disita. Namun keesokan harinya pria tersebut kembali mengemis dengan tongkat dan caping baru.
“Selalu saya sita tongkat sama capingnya. Yang heran itu, besoknya dia tetap mengemis dengan tongkat dan caping yang baru,” kata Suratman.
Baca juga: Hi Sereem! Belasan Warga Pringapus Temanggung Kesurupan Masal Saat Pohon Beringin Tua Ditebang
Dihubungi terpisah, Kasi Trantib Kecamatan Kersana, Agus Setiawan, mengaku sudah beberapa kali mendapatkan pengaduan dari masyarakat soal kelakuan pengemis itu. Namun setiap kali ditertibkan, si pengemis tetap nekat kembali ke jalan.
Diberitakan sebelumnya, D dilaporkan sering berkata kasar dan meludahi pengendara jika tak diberi uang.
Aksi pengemis itu terlihat dalam video berdurasi 10 detik yang viral. Dalam video itu tampak satu unit mobil putih berhenti di lampu merah dan didatangi seorang pengemis yang menengadahkan tangan.
Pengendara mobil memberi isyarat dengan tangannya jika tak memberi uang. Namun, si pengemis tiba-tiba menggedor kaca mobil dan memaksa meminta uang.
Pemobil itu tidak merespons ulah pengemis itu. Namun pengemis tersebut lalu meludah dan mengenai kaca mobil. Dia lalu berjalan menjauhi mobil sembari melontarkan umpatan.
Salah seorang warga setempat, Zeni Dharma (42) mengaku lebih dari sekali menjadi korban pengemis tersebut. Saat tidak diberi uang, pengemis itu kerap meludahi pengendara sembari melontarkan umpatan kasar.
“Dua kali pernah diludahi pas berhenti di lampu merah. Sudah memberi isyarat ke dia karena saya tidak bawa uang receh. Eh dia maksa dan gedor-gedor pintu terus meludahi,” kata Zeni kepada wartawan saat melintas di perempatan Kersana, Brebes, hari ini.
Hal senada juga disampaikan Susi (30). Dia mengaku beberapa kali dilontari umpatan kasar karena tidak memberikan uang.
“Kalau diludahi sih belum pernah tapi dikata-katain pernah beberapa kali. Ngomongnya kasar dan keras, bikin malu karena dilihat banyak orang. Makanya sekarang kalau lampu merah, saya berhentinya agak jauh supaya tidak ketemu dia,” tutur Susi.(lna)

Leave a Reply