
JoSS, JAKARTA – Tingkat kasus positif atau positivity rate Covid-19 naik tipis menjadi 17,5 persen pada Minggu (31/1/2021) dibandingkan sehari sebelumnya. Presiden Jokowi menilai pemberlakuan pembatasan kegiatan masysarakat (PPKM) tahap ke dua tidak konsisten dan tidak tegas.
Jokowi meminta agar PPKM diterapkan secara lebih konkret. Menurutnya esensi kebijakan PPKM yang diberlakukan di tengah pandemi saat ini ialah mengurangi atau bahkan mencegah terjadinya mobilitas masyarakat. Tujuannya untuk menekan laju penularan Covid-19.
Oleh karena itu, lanjutnya ketegasan dan konsistensi penerapan PPKM sangat dibutuhkan. Dengan begitu bisa dicapai hasil yang diinginkan. Hal tersebut ditegaskan Presiden Jokowi kepada jajarannya dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/1/2021).
“Esensi dari PPKM ini kan membatasi mobilitas, tetapi yang saya lihat di implementasinya ini kita tidak tegas dan tidak konsisten,” ujar Presiden Jokowi, dalam siaran persnya.
Seperti diketahui, tingginya tingkat kasus positif itu didorong tingginya kasus baru di tiga provinsi yaitu, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Positivity rate hari ini berasal dari jumlah spesimen sebanyak 73.652 yang diperiksa di 613 laboratorium.
Seperti dilaporkan oleh Satgas Penanganan Covid-19, kasus baru di tiga provinsi tersebut berturut-turut sebanyak 3.474, 2.848, dan 1.115 kasus. Secara nasional, tambahan kasus baru di Indonesia hari ini tembus 12.001 orang dan penambahan kesembuhan sebanyak 10.719 orang. Sementara yang meninggal sebanyak 270 orang.
Baca juga: Wiku Tegaskan Satgas Akan Tindak Tegas RS Yang Meminta Pembayaran Pasien Covid-19
Dengan demikian, secara kumulatif jumlah kasus konfirmasi mencapai 1.078.314 orang, dengan 873.221 orang sudah sembuh, dan 29.998 orang meninggal.
Kasus positif baru tertinggi dicatat oleh DKI Jakarta sebanyak 3.474 kasus, begitu pula dengan catatan kesembuhan tertinggi. Adapun kasus kematian tertinggi pada hari ini dilaporkan Jawa Barat. Saat ini, Indonesia sudah memiliki 613 laboratorium yang bisa digunakan untuk menguji RT PCR dan TCM.
Perinciannya, sebanyak 483 lab untuk uji RT PCR, 74 lab untuk pemeriksaan TCM. Sisanya, 56 lab untuk pemeriksaan menggunakan kedua metode, RT PCR dan TCM.
Satgas Penanganan Covid-19 mencatat 10.719 orang sembuh dari Covid-19 pada Minggu (31/1/2021). Angka tersebut lebih rendah dari jumlah kasus baru pada hari yang sama, yakni 12.001 orang.
Secara nasional, total jumlah kasus Covid-19 mencapai 1.078.314 orang dan baru 873.221 orang sembuh. Artinya, tingkat kesembuhan nasional sebesar 80,98 persen. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah kesembuhan tertinggi pada hari ini yakni mencapai 3.355.
Secara kumulatif sebanyak 241.793 di DKI Jakarta sudah sembuh dari kasus positif sebanyak 269.718. Artinya, sebanyak 89,64 persen pasien Covid-19 di DKI Jakarta telah sembuh per Minggu (31/1/2021). Jawa Barat melaporkan tambahan kesembuhan sebanyak 2.460 dan Jawa Timur sebanyak 882 orang.
Secara kumulatif, kesembuhan di Jawa Barat mencapai 117.251. Adapun jumlah kasus positif sebanyak 150.336. Artinya, 77,99 persen orang telah sembuh di Jawa Barat. Sementara di Jawa Timur total kesembuhan mencapai 97.223. Total jumlah kasus 112.795. Dengan demikian tingkat kesembuhan di Jateng mencapai 86,19 persen.
Seluruh 34 provinsi tercatat sudah terdampak dan ada 510 kabupaten kota yang terdampak. Total terdapat 514 kabupaten/kota di Indonesia. (lna)

Leave a Reply