
JoSS, SEMARNG – Center for Bio Mechanics Bio Material Bio Mechatronics and Bio Signal Processing (CBIOM3S) Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, kembali meluncurkan robot inovasi terbaru yakni robot pelayanan kesehatan dan pelayanan public, pada Jumat (29/1/2021).
CBIOM3S adalah salah satu Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI PT) di Universitas Diponegoro yang memiliki peran penting dalam menjalankan misi Undip sebagai universitas riset di Indonesia.
Peluncuran robot pelayanan publik yang diselenggarakan di UPT Laboratorium Terpadu ini merupakan kerjasama antara Undip dan Pemerintah Kota Semarang. Hadir dalam acara ini yaitu Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Semarang, plt Wakil Rektor III Undip, Wakil Rektor IV Undip, Dekan Fakultas Teknik Undip dan para dosen.
Prof. Dr. Ir. Ambariyanto, M.Sc. selaku Wakil Rektor IV Undip Bidang Riset dan Inovasi, mewakili Rektor Undip, mengungkapkan bahwa UPT Laboratorium Terpadu adalah salah satu tempat merealisasikan ide-ide menjadi sebuah inovasi, dan laboratorium serupa juga terdapat di beberapa fakultas di Undip, antara lain di Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik.
“Terima kasih kepada Pemkot Semarang atas kerjasama tentang robot untuk pelayanan masyarakat. Ke depannya mari bekerjasama mengembangkan program baru, Pemkot Semarang dan Undip menciptakan inovasi baru dan branding bersama-sama,” katanya, dilansir dari undip.ac.id.
Baca juga: Siapkan SDM Unggul, Undip Teken MoU Dengan BRI
Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Semarang, Dr. Bambang Pramusinto, SH, S.IP, M.Si menyampaikan bahwa saat ini Pemkot Semarang tengah memantau perkembangan teknologi robotika karena hal tersebut sesuai dengan visi misi Wali Kota Semarang yaitu penggunaan IT.
“Nantinya robot layanan publik ini akan diuji coba kembali di Balai Kota Semarang. Terima kasih atas support Undip mengenai teknologi robotika di Semarang. Nantinya robot tidak hanya digunakan dalam pelayanan kantor Balai Kota saja, tetapi juga hingga pemerintahan level di bawahnya termasuk pemerintah kecamatan,” tuturnya.
Direktur CBIOM3S, Dr. Rifky Ismail, S.T., M.T. memaparkan bahwa robot pelayanan mempunyai fitur-fitur baru yang telah di-upgrade dari versi robot yang telah dirilis di Balai Kota Semarang pada tahun lalu.
Upgrade fitur tersebut, lanjutnya antara lain cara berjalan robot yang dapat dikendalikan dengan jarak yang lebih jauh, fungsi pemeriksaan pasien yang lebih lengkap dan sistem kendali video yang dikembangkan secara mandiri.
Rofiq C Prayoga sebagai Tenaga Ahli di CBIOM3S menyampaikan bahwa robot layanan kesehatan dilengkapi dengan fitur kamera dan beberapa peralatan kesehatan yang dapat termonitor dari nurse station.
“Untuk robot pelayanan publik nantinya akan didemokan di Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah. Dengan penggunaan inovasi robot dengan fitur terbaru yang canggih diharapkan dapat memajukan penggunaan teknologi di Kota Semarang serta berkontribusi mereduksi rantai Covid-19 dengan meminimalisir interaksi manusia secara langsung,” pungkasnya. (lna)

Leave a Reply