Sejumlah SMA/SMK Di Solo Hari Ini Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Ilustrasi | Foto: jatengprov.go.id

JoSS, SOLO – SMA dan SMK di Solo segera bersiap menyelenggarakan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM), menyusul SMAN 3 dan SMK Mikael yang mulai melaksanakan simulasi PTM, Senin (2/11/2020). Hal itu dilakukan setelah mendapatkan izin dari Gubernur dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng.

Kepala Cabang Disdikbud Wilayah VII Jateng, Suyanta, mengatakan seiring berjalannya simulasi di kedua sekolah tersebut, pihaknya mempersilakan sekolah lain untuk mengusulkan diri menggelar simulasi PTM.

Kepala SMAN 1 Solo, Harminingsih mengakui pihaknya sudah diminta untuk bersiap dan mengusulkan diri untuk simulasi.

“Memang semua sekolah sudah diminta membuat persiapan PTM. Jadi SMAN 1 juga sudah melakukan persiapan itu. Video simulasi PTM sudah kami siapkan, rapat sudah beberapa kali kami lakukan, dan buku panduan sudah hampir siap,” ujarnya, belum lama ini dilansir dari Solopos.com.

Selain itu, pihaknya juga segera berkomunikasi dengan pihak puskesmas terdekat, serta menjajaki perizinan orang tua.

Baca juga: Sejumlah SMK di Jogja Mulai Belajar Tatap Muka, 95 Persen Orang Tua Murid Setuju

“Dalam simulasi nanti siswa harus mendapat izin orang tua. Ini sedang kami jajaki dulu seperti apa respons mereka. Kalau mereka mengizinkan, anaknya akan ikut PTM. Dan kalau mereka [orang tua] tidak mengizinkan pun tidak masalah,” imbuhnya.

Proses lain yang akan dijalani adalah permohonan izin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo. “Kalau semua proses sudah dilakukan dan sudah siap semua, nanti akan kami ajukan ke Cabdin [Cabang Disdikbud] untuk mendapat persetujuan,” imbuhnya.

Sekolah lain yang merespons kesempatan simulasi PTM adalah SMK Batik 2 Solo. Kepala SMK Batik 2 Solo, Achyar Susanto, mengatakan pihaknya langsung merespons kesempatan simulasi PTM dengan persiapan di internal.

Respon tersebut di antaranya pembentukan Satgas Covid-19 di tingkat sekolah, penyediaan sarana dan prasarana kebersihan/kesehatan yakni wastafel dan hand sanitizer, serta izin orang tua.

“Lebih dari itu, kami juga segera mempersiapkan standar prosedur operasi standar [POS] pelaksanaan PTM beserta videonya, serta pemberitahuan ke Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo agar sekolah kami diverifikasi,” ujarnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*