Menteri Basuki Sebut Akhir Tahun Ini Pengusahaan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi Diteken

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono | Foto: twitter @KemenPU

JoSS, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan pembangunan jalan tol baru di Bali bakal melaju ke tahap penandatangan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) Gilimanuk-Mengwi pada tiga bulan mendatang.

Basuki menambahkan proyek ini terkait dengan pengembangan Bali bagian Utara, yang akan terkoneksi dengan Bandara Bali Utara.

“Kita mau mengembangkan Bali Utara Airportnya, sekarang sudah ada, rencana 3 bulan lagi akan ditandatangani perjanjian pengelolaan proyek ini oleh PT Bariko Indoraya dan PT Cipta Sejahtera Nusautama,” kata Basuki, seperti dilansir dari CNBCIndonesia.com.

Dia mengaku bahwa target-target yang ditetapkan pemerintah cukup radikal. Target itu dibebankan kepada kontraktor yang akan mengerjakan proyek ini.

“Sepanjang 95 km dengan biaya Rp 19,3 triliun. Beliau (PT Bariko Indoraya dan PT Cipta Sejahtera Nusautama) akan menyelesaikan dan ini lebih radikal lagi, Agustus 2022 harus bisa beroperasi. Jadi dari Gilimanuk sampai ke Mengwi,” urainya.

Basuki mengaku sudah menggelar rapat dengan sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sebab, tol ini terkait dengan keberadaan bandara baru.

Baca juga: Meski Pandemi, Menteri PUPR Sebut Investasi di Jalan Tol Bisa Capai Rp100 Triliun di Akhir 2020

“Kemarin rapat dengan para BUMN dan Menhub karena adanya ini maka akan dibangun tol ini sepanjang 90 km anggarannya sekitar Rp 14 triliun. Mungkin ini akan dengan APBN. Jadi ini adalah untuk pengembangan Bali utara,” katanya.

Adapun detail tol ini, tahap pertama pembangunan akan dilakukan dari Pekutatan – Soka dengan panjang sekitar 23,6 km. Tahap kedua akan dikerjakan dari Soka ke Mengwi sepanjang 21,8 km, dan tahap ketiga baru dari Gilimanuk ke Pekutatan sepanjang 50,2 km.

Data yang dipaparkan Basuki menyebut bahwa rencana titik akhir jalan tol tersebut berada di Mengwi. Kendati begitu, dari Soka rencananya akan dibangun lagi ruas penyambung menuju Bandara Bali Utara bernama Kubutambahan. Panjang jalan tol ruas tersebut mencapai 60 km.

Sebelumnya, Basuki menjelaskan bahwa tol Bali ini nantinya akan terkoneksi dengan Tol Trans Jawa. “Kemudian kami juga membangun Tol Trans Jawa dengan total panjang 1.350 Km, sudah beroperasi 1.150 Km, sudah tersambung pada akhir tahun lalu dari ujung barat Jawa sampai timur Jawa. Kami akan melanjutkan sampai selesai mendekati Bali,” kata Basuki, belum lama ini. (lna) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*