Fisip UNDIP Gelar Konferensi Internasional ICISPE Secara Virtual

UNDIP Gelar Konferensi Internasional ICISPE
FISIP Undip | Foto: google Nr Shinta

JoSS, SEMARANG – Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) akan menggelar konferensi internasional bernama International Conference on Indonesian Social & Political Enquiries (ICISPE) yang akan mempresentasikan 100 paper karya ilmiah kajian sosial politik.

Ketua Panitia ICISPE 2020 Robetmi Jumpakita Pinem mengatakan konferensi ini dibentuk dengan semangat demi pembangunan ilmu multidisiplin dan inklusif. Tidak hanya bagi para akademisi untuk meninjau fenomena dan masalah sosial dan politik, tetapi juga untuk membuka peluang secara luas bagi setiap pemangku kepentingan di bidang akademik maupun praktis.

“ICISPE, nantinya akan menjadi forum sosial budaya bagi para pesertanya agar lebih memahami karakterisasi unik Indonesia melalui perwakilan tingkat lokal yakni Semarang,” kata Robetmi, seperti dilansir dari Antara.

Baca juga: UNDIP Masuk Daftar 15 PTN Klaster I Perguruan Tinggi di Indonesia

Acara tahunan Fisip UNDIP dan tahun ini tahun ke-5 dalam penyelenggaraannya, direncanakan digelar 9-10 September 2020 secara online atau melalui webinar UNDIP.

Robetmi menjelaskan tahun ini ICISPE mengangkat tema Shaping for the future: Empowering Indonesian Human Resource for Better Quality and Competitiveness yang akan dibagi dalam dua rangkaian acara dengan dua agenda utama, pertama paparan umum oleh para ahli untuk membahas tentang tema utama konferensi dan kedua diskusi panel sebagai acara sosialisasi untuk membahas tentang pikiran konseptual dan hasil penelitian dari kerangka kerja yang diturunkan tema.

Dosen Prodi Administrasi Bisnis ini menjelaskan tujuan ICISPE tidak hanya untuk menciptakan kesempatan bagi para akademisi untuk melakukan penelitian tentang fenomena dan isu-isu kontemporer, tetapi juga menjadi ruang diskusi di antara para pemangku kepentingan yang ke depannya diharapkan dapat memberi tips pada pembentukan kebijakan sebagai bentuk nyata solusi untuk masalah sosial di masyarakat kita.

“Konferensi ini akan dapat dihadiri oleh 100 presenter dan dengan total 150 peserta yang mengikuti sesi diskusi parallel dan juga sesi pemaparan hasil riset dan kajian ilmiah penelitian sosial,” katanya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*