
JoSS, TEMANGGUNG – Sebanyak lima pasar tradisional di Kabupaten Temanggung ditutup guna dilakukan sterilisasi menyusul banyaknya temuan kasus penyebaran virus corona dari pusat aktifitas masyarakat berbelanja tersebut.
Bupati Temanggung M Al Kadziq mengatakan rencananya, pihaknya akan menutup pasar-pasar itu dan dilakukan penyemprotan. Pada tahap awal ada lima pasar yang ditutup selama tiga hari, yakni yakni Pasar Kandangan, Pasar Ngadirejo, Pasar Gemawang, Pasar Tembarak dan Pasar Jumo.
“Tahap awal ada lima pasar yang ditutup selama tiga hari, selanjutnya pasar lain dilakukan secara bertahap. Sesuai perintah pak Gubernur, nanti tidak hanya kami semprot, tapi juga akan kami tata dan lakukan pembinaan pada pedagang,” katanya, seperti dikutip dari Bisnis.com, Selasa (16/6).
Diketahui, data penyebaran kasus positif covid-19 di Kabupaten Temanggung memang menjadi perhatian. Saat ini, ada 96 kasus positif Covid-19 di daerah itu.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta, Bupati Temanggung untuk mengoptimalkan rencana penutupan sejumlah pasar tradisional mulai 17-19 Juni. Tidak hanya disemprot disinfektan, penutupan pasar harus dibarengi dengan penataan dan pemenuhan sarana prasarana sesuai protokol kesehatan yang ketat.
Baca juga: Dalam Dua Hari, Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Temanggung Hampir 100 Orang
“Saya minta diatur. Kalau sudah ada yang positif, pasarnya ditutup dulu dan dilakukan pengaturan. Diatur ini tidak hanya disemprot saja, harus diatur jaraknya, dikasih tempat cuci tangan dengan sabun, disiapkan petugas jaga di depan dan keliling pasar untuk memastikan pedagang dan pembeli semua tertib,” kata Ganjar melalui siaran persnya.
Pihaknya sudah mengeluarkan panduan tentang penataan sejumlah sektor termasuk pasar tradisional. Ia meminta semua Bupati/Wali Kota termasuk Temanggung menerapkan pedoman itu, termasuk dalam penataan pasar tradisional.
“Selain Kota Semarang, Demak dan Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung ini juga menjadi perhatian kami. Saya minta semua serius untuk melakukan penataan. Saya minta Bupati Temanggung lebih intens menggerakkan peran gugus tugasnya,” tegasnya.
Meski terjadi peningkatan kasus di Temanggung, namun Ganjar meminta pemda setempat tidak kecil hati. Justru peningkatan karena masifnya pengecekan itu adalah langkah tepat, agar dapat dilakukan tindakan selanjutnya. (lna)

Leave a Reply