
JoSS, SEMARANG – Jajaran Polda Jawa Tengah hari ini, Senin (11/5) melaksanakan pisah sambut, melepas mantan Kepala Polda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Polisi Rycko A Dahniel, yang selanjutnya menempati tugas baru sebagai kepala Badan Intelijen dan Keamanan Kepolisian Indonesia di Jakarta.
Pisah sambut pejabat puncak di Polda Jawa Tengah dari Dahniel kepada Brigadir Jenderal Polisi Ahmad Lutfi, itu digelar di halaman Markas Besar Polda Jawa Tengah, di Semarang.
Dalam sambutannya, Dahniel mengaku bangga telah menjadi bagian dari keluarga besar Polda Jawa Tengah. “Saya bangga bertugas di Jawa Tengah yang indah buminya. Masyarakat dengan budaya guyub dan santun,” katanya.
Sementara Lutfi mengatakan, selama sekitar 1,5 tahun mendampingi sebagai wakil kepala Polda Jawa Tengah, banyak ilmu yang didapat. “Kami sampaikan terima kasih atas bimbingan dan arahan selama ini,” katanya, sepeeti dikutip dari Antara.
Ia berharap Dahniel yang banyak menghabiskan karirnya di lingkungan reserse bisa melaksanaan tugas barunya.
Kepada para pejabat utama Polda Jawa Tengah, ia menegaskan pimpinan boleh berganti namun roda organisasi harus tetap berjalan. Ia meminta seluruh anggota Polda Jawa Tengah untuk memberikan yang terbaik dan jangan menyakiti hati masyarakat.
Diberitakan JoSS.co.id sebelumnya Kapolri Jenderal Idam Azis melantik sembilan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) dan sejumlah pejabat utama Polri yang baru hasil mutasi berdasarkan Telegram Kapolri beberapa hari lalu. Dari sembilan nama tersebut Brigjen Ahmad Luthfi resmi menjabat sebagai Kapolda Jawa Tengah.
Baca juga: Kapolri Lantik 9 Kapolda Baru, Brigjen Ahmad Luthfi Resmi Jabat Kapolda Jawa Tengah
Pelantikan dilakukan dalam acara serah terima jabatan (sertijab) di Mabes Polri, Jumat (8/5).
“Telah dilaksanalan serah terima jabatan pejabat utama Mabes Polri dan sembilan Kapolda yang dipimpin oleh bapak Kapolri,” kata Kadiv Humas Polro Brigjen Argo Yuwono melalui siaran langsung di akun Youtube Tribata TV, Jumat (8/5).
Argo menuturkan mutasi jabatan itu merupakan bagian upaya penyegaran organisasi Polri dan tour of duty. Argo menjelaskan, mutasi tersebut berdasarkan hasil pertimbangan Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri terhadap kompetensi tiap personel.
“Sesuai perintah Kapolri pejabat yang baru diserahterimakan segera melaksanakan tugas sesuai tugas pokok masing-masing,” tutur Argo.
Sembilan Kapolda yang dilantik yakni Brigjen Ahmad Luthfi sebagai Kapolda Jawa Tengah, Irjen Mohammad Fadil Imran sebagai Kapolda Jawa Timur, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri.
Kemudian, Irjen Fiandar sebagai Kapolda Banten, Brigjen Teguh Sarwono sebagai Kapolda Bengkulu, Brigjen Dedi Prasetyo sebagai Kapolda Kalimantan Tengah.
Lalu, Irjen Aris Budiman sebagai Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Nico Afinta sebagai Kapolda Kalimantan Selatan, dan Irjen Muhammad Iqbal sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain sembilan Kapolda, sertijab juga dilakukan untuk sejumlah pejabat utama Polri. Yakni Komjen Agung Budi sebagai Irwasum Polri, Irjen Rycko Amelza Dahniel sebagai Kabaintelkam Polri, Brigjen Sutrisno Yudi Hermawan sebagai Asistem SDM Kapolri, Brigjen Argo Yuwono sebagai Kadiv Humas Polri, dan Brigjen Rusdianto sebagai Kapusdokkes Polri.
Mutasi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/1377/V/KEP./2020 dan ST/1378/V/KEP./2020, tertanggal 1 Mei 2020 yanh ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. (lna)

Leave a Reply