Yenny Wahid Diminta Selesaikan Isu Perempuan di Garuda

Yenny Wahid | Foto: mediaindonesia.com

JoSS, JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) telah mengumumkan jajaran direksi dan komisaris hasil Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perusahaan itu, Rabu (22/1). Yenny Wahid menjadi komisaris independen yang mewakili publik.

Terpilihnya Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid itu sebagai salah satu komisaris menjadi trending topik di hampir seluruh media sosial. Bukan tanpa alasan, namun isu seputar sepak terjang hubungan terlarang direksi sebelumnya dengan sejumlah pramugari masih menghangat di sosial media.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga bahkan secara spesifik mengatakan, adanya Yenny Wahid diharapkan dapat menyelesaikan masalah isu perempuan. “Diharapkan salah satunya isu perempuan bisa terselesaikan juga di Garuda,” katanya, seperti dikutip dari Detikfinance, Rabu (22/1).

Arya tak merinci isu perempuan tersebut. Dia juga menepis pemilihan Yenny Wahid untuk mengurus kasus ‘gundik’. “Bukan masalah gundik,” katanya.

Masalah gundik di Garuda sendiri ramai setelah diangkat oleh akun Twitter @digeeembok di mana akun itu menyebutkan adanya petinggi Garuda yang memiliki wanita simpanan alias gundik. Cuitan itu pun kini bergulir ke ranah hukum karena dilaporkan salah seorang pramugari.

Baca juga: Arcandra Tahar Terpilih Sebagai Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangannya mengatakan Yenny merupakan sosok yang mumpuni. “Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, figur perempuan yang sangat mumpuni, Bu Yenny merupakan komisaris independen perwakilan publik yang dapat dipercaya,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Kementerian melakukan perombakan besar-besaran di tubuh Garuda Indonesia. Dalam perombakan itu, beberapa wajah baru masuk. Selain Yenny Wahid, berikut jajaran Direksi dan Komisaris PT Garuda Indonesia.

Komisaris
1. Komisaris Utama: Triawan Munaf
2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung
3. Komisaris Independen : Yenny Wahid
4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan
5. Komisaris : Peter Gontha

Direksi
1. Direktur Utama : Irfan Setiaputra
2. Wakil Direktur Utama : Dony Oskaria
3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Fuad Rizal
4. Direktur Operasi : Tumpal Manumpak Hutapea
5. Direktur Human Capital : Aryaperwira Adileksana
6. Direktur Teknik : Rahmat Hanafi
7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT : Ade R. Susardi
8. Direktur Niaga dan Kargo : M. Rizal Pahlevi (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*