
JoSS, BEIJING – Pemerintah China mengisolasi Provinsi Hubei khususnya daerah Wuhan tempat awal mula berkembangnya virus Corona. Hingga kini, Pemerintah China melansir 1.975 kasus di seluruh daratan.
Dilansir dari AFP, wabah virus corona ditetapkan dengan status darurat. Pemerintah China juga menutup akses keluar dan masuk di lebih dari 12 kota, termasuk Wuhan di Hubei dan melakukan upaya karantina.
Pada Minggu (26/1), Pemerintah Daerah Shanghai menghentikan seluruh layanan bus yang masuk atau ke luar kota. Kebijakan ini guna mendukung pihak otoritas China yang memblokir penyebaran virus corona.
Kebijakan yang diambil akan berlaku sesegera mungkin, ke depannya kebijakan akan dilakukan di ibu kota Beijing, dua kota di utara China dan provinsi timur Shandong.
Sebagai langkah mitigasi terhadap virus corona, China juga memerintahkan pelarangan sementara perdagangan hewan liar. Virus corona diduga tersebar melalui daging hewan liar seperti kelelawar dan ular.
Pemerintah Kota Tianjin juga memutuskan menutup seluruh layanan bus antar provinsi di seluruh kota di bagian timur China itu. Penutupan terkait wabah virus Corona ini diberlakukan mulai Senin, (27/1).
Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Tembok Besar China Ditutup Untuk Umum
Industri pariwisata Hong Kong juga terdampak, yakni dengan penutupan Disneyland di Wilayah itu. Komisi Transportasi Kota Tianjin tidak menyebut lebih lanjut kapan layanan-layanan bus tersebut akan dioperasikan kembali.
Hal serupa juga diterapkan di Shantou. Mereka menutup secara parsial akses keluar dan masuk warganya. Sebagian besar selatan Shantou ditutup, akses masuk mobil dibatasi.
Bahkan, Shantou menangguhkan operasional transportasi umum sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona lebih lanjut. “Orang-orang yang tiba di stasiun kereta juga akan diperiksa dan didesak untuk kembali ke tempat kedatangan mereka,” ujar pihak berwenang di Shantou, dilansir AFP, Minggu (26/1).
Shantou, terletak di selatan China. Sebetulnya, jarak Shantou dengan pusat epidemi virus corona di Wuhan, Hubei, sejauh 1.100 kilometer. Namun, pemerintah kota berpenduduk 5,6 juta jiwa tersebut ingin mencegah penularan virus corona di Shantou.
Pemerintah China mengungkap korban meninggal dunia akibat wabah virus corona meningkat menjadi 56 pada Minggu (26/1). Sementara, jumlah kasus yang terinfeksi mendekati 2.000 orang.
Sebanyak 13 korban meninggal dunia di Hubei tercatat dalam kasus kematian terbaru, sementara satu korban meninggal dunia di Shanghai. Ini merupakan kasus kematian pertama di Shanghai akibat virus corona.
Secara total, 52 orang meninggal dunia di Hubei, dua korban meninggal dunia di Henan Tengah, satu di bagian timur laut Heilongjiang, dan satu di Hebei Utara. Otoritas kesehatan setempat melaporkan 323 kasus baru terkonfirmasi virus corona, yang pertama kali muncul di Wuhan pada akhir Desember lalu.
Pemerintah melarang masyarakat China untuk memelihara, mengangkut. atau menjual spesies hewan liar dari tanggal pemberlakuan aturan hingga situasi epidemi nasional berakhir.
China juga mengeluarkan pembatasan perjalanan drastis untuk menahan penularan virus corona. China telah mengunci provinsi Hubei untuk melawan virus yang disebut Presiden Xi Jinping sebagai ancaman serius. (lna)

Leave a Reply