Maju dari PDIP, Dua Pasang Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Teken Pakta Integritas

Ilustrasi

JoSS, PEKALONGAN – Dua pasangan bakal calon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, yang mengajukan diri menjadi peserta Pilkada 2020 menandatangani pakta integritas. Meski sama-sama maju dari PDIP, kedua pasangan bakal calon ini berjanji untuk tetap solid apapun asil rekomendasi Ketua Umum.

Dua bakal calon Bupati Pekalongan tersebut adalah Abdul Chamid dan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Musa Adam, sedangkan bakal calon Wakil Bupati Pekalongan adalah Endang Suwarningsih dan Qhusnul Qorina.

Sekretaris PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa penandatanganan pakta integritas untuk pemenangan pilkada ini sebagai bentuk konsisten bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati pada pilkada, 23 September 2020.

“Semua bakal calon (diusung PDIP) harus menaati dan mematuhi mekanisme Pilkada 2020. Mereka harus pula mematuhi keputusan rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan,” katanya, seperti dikutip dari Antara, Jumat (31/1)

Menurut dia, bakal calon bupati/wakil bupati yang mendaftar pada PDI Perjuangan masih tetap solid dan terjaga untuk memenangi Pilkada 2020.

“Kami jaga (kesolidan) ini sebagai wujud kebersamaan terhadap partai karena para bakal calon dari PDIP telah mengikuti mekanisme sesuai dengan ketentuan partai. Oleh karena itu, masing-masing bakal calon sepakat melakukan penandatangan pakta integritas tentang putusan rekomendasi DPP PDIP,” katanya.

Baca juga: PKS Isyaratkan Gabung PDIP Dalam Pilwalkot Semarang

Ia mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui kapan dan siapa serta bagaimana bakal pasangan calon bupati/wakil bupati yang akan direkomendasikan oleh DPP PDI Perjuangan.

Kendati demikian, lanjut dia, yang jelas apa pun hasilnya (rekomendasi DPP PDIP), sebagai kader partai dan bakal calon akan mematuhi aturan secara tegak lurus dan sepakat menjalankan secara maksimal.

“Jadi, semua sepakat menghormati keputusan rekomendasi dari DPP PDIP terhadap siapa pun calon yang akan maju pada Pilkada 2020,” katanya.

Bakal calon bupati dari PDI Perjuangan Abdul Chamid menegaskan, “Apa pun keputusan DPP PDI Perjuangan, saya tetap akan menerima.”

Sementara itu, bakal calon Wakil Bupati Pekalongan dari PDI Perjuangan Endang Suwarningsih tetap berdoa dan menjaga kesolidan untuk memajukan Kabupaten Pekalongan.

“Saya tetap berdoa dan ikhtiar ketika itu rekomendasi turun. Akan tetapi, jika tidak (turun rekomendasi) pada saya, tetap legawa dan akan mengikuti ketentuan partai,” katanya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*