Sacrifice Column di YIA Sudah Terpasang, Ini Fungsi Pentingnya

Ilustrasi | Foto: republika.co.id

JoSS, KULONPROGO – Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo saat ini telah dilengkapi dengan sacrifice column atau kolomp penyelamatan. Kolom bulat tersebut berada di terminal penumpang bandara baru tersebut YIA, yang berfungsi untuk mitigas bencana tsunami.

Kolom penyelamatan adalah kolom yang ‘dikorbankan’ untuk hancur lebih dahulu, ketika tsunami menerjang. Bertujuan menyelamatkan penumpang di area lain terminal.

Pimpinan Proyek YIA Angkasa Pura I Taochid Purnama Hadi mengatakan, kolom ini membantu menggemboskan energi hempasan gelombang tsunami yang bersifat destruktif atau merusak, sebelum mencapai fisik terminal.

“Sehingga, efek hempasan itu tidak merusak konstruksi terminal dan penumpang yang berada di dalamnya aman dan selamat,” ungkapnya, Senin (14/10).

Ia mengungkapkan, sacrifice column berbentuk bulat untuk mengurangi bidang benturan dan tidak ada dinding di sekitarnya. “Jadi air bisa lewat tanpa penghalang,” kata dia.

Sementara itu, General Manager Angkasa Pura I Bandar Udara Adisutjipto Yogyakarta, Kolonel (Pnb) Agus Pandu Purnama mengatakan, sebagai salah satu bentuk mitigasi bencana dia area YIA, maka jajarannya juga membangun crisis center.

“Sekitar Desember 2019, crisis center selesai dibangun,” kata dia, seperti dikutip dari Suara.com.

Seperti diketahui, proses pembangunan YIA yang kini dalam tahapan finishing terus disempurnakan. Bandara baru ini akan beroperasi penuh pada 2020. Sementara itu untuk sejumlah penerbangan domestik kini sudah dialihkan dari Bnadara Internasional Adisutjipto ke YIA.

Baca juga: Konstruksi Rampung Tahun Ini, 140 Penerbangan Domestik Dialihkan ke YIA

General Manajer AP I Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kolonel (Pnb) Agus Pandu Purnama menjelaskan progres pembangunan infrastruktur dan sarana pendukung di YIA sudah mencapai 88 persen. Diharapkan pada Desember 2019 pembangunan terminal di lantai paling atas bisa terselesaikan.

“Kebutuhan penerbangan internasional masih harus ada setting untuk alat, keimigrasian, karantina, bea cukai. Diperkirakan Maret selesai, jadi awal April penerbangan internasional seluruhnya bisa pindah,” paparnya, belum lama ini.

Minat sejumlah maskapai untuk membuka jadwal penerbangan menuju dan dari YIA mulai meningkat. Kekinian, baru ada sembilan maskapai eksisting yang siap, sudah ada satu maskapai lagi, yaitu Emirates, yang berminat membawa pesawat ‘wide body’ mereka untuk melandas di YIA, guna mendukung pariwisata dan umrah dari Yogyakarta.

“Tadi sudah mengurus dokumen yang diperlukan,” ujarnya.

Saat ini, diketahui sejumlah penerbangan internasional baik keberangkatan dan kedatangan, masih dilakukan dari Bandara Adisutjipto, karena pembangunan di YIA masih berjalan dan belum seluruhnya siap.

Sementara itu, menyinggung perihal pemindahan seluruh penerbangan domestik, Pandu menyebut hal itu baru akan dilakukan pada pertengahan Januari 2020. Lantaran, pihak Bandara Adisutjipto akan menggelar posko Natal dan Tahun Baru pada akhir tahun ini. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*