Mendulang Rejeki Dari Hobi Mancing

Suasana pemancingan di Joko Tingkir (JT) di Kompleks Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) | Foto: joss.co.id/tono

JoSS, SOLO – Bagi penghobi mancing, kegiatan memancing ikan adalah suatu yang mengasyikkan, mengurangi stress dan membuat pikiran jadi relaks. Tak hanya itu, jika beruntung mendapatkan ikan, tentunya menghadirkan kepuasan tersendiri.

Hobi mancing ini rupanya dimanfaatkan oleh sejumlah kalangan untuk membuka ladang bisnis dengan membuat arena pemancingan bernuansa alam.

Pemilik JT (Joko Tingkir) Mania Fishing Solo Zoo, Yohana Tri Wahyuningsih mengatakan berawal dari hobi mancing, melihat tingginya minat masyarakat akan ketersediaan arena pemancingan bernuansa alami.

“Saya mengamati lahan pancingan tidak layakpun dipenuhi oleh para penghobi mancing di Solo Raya. Melihat fenomena positip itu saya beranikan membuka lahan pemancingan JT (Joko Tingkir) Mania Fishing Solo Zoo terletak di kompleks Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta tepatnya di Jalan Ir. Sutami No.109, Jebres,  Solo,”ujarnya kepada JoSS.co.id saat grand launching arena pemancingan JT  Mania Fishing Solo Zoo, Minggu (1/9).

Dia menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir mancing ikan menjadi tren atau gaya hidup bagi warga Solo Raya. Di samping sebagai hobi, memancing juga merupakan gabungan antara olahraga dan rekreasi.

Nonot Firnanto manajer pemasaran TSTJ memberikan potongan tumpeng kepada
Yohana Tri Wahyuningsih owner pemancingan JT Mania Fishing | Foto: joss.co.id/tono

“Banyak hal positif yang didapatkan dengan memancing, diantaranya dapat melatih kesabaran, menghilangkan stress dan meningkatkan konsentrasi serta terapi kejiwaan,” tutur Yohana.

Baca juga: Semarang Dan Solo Sepakati Kerjasama Wisata Dan PLTSA 

Melihat peluang itu Yohana kemudian bekerja sama dengan pengelola Taman Satwa Taru Jurug untuk memanfaatkan pulau Joko Tingkir menjadi arena pemancingan.

Di kolam pancingan JT Mania Fishing Solo Zoo digelar berbagai acara yang kreatif dan unik untuk membuat para pemancing ikan merasa nyaman dan betah.

“Hari ini digelar mancing berhadiah, bila peserta lomba mancing ikan dapat seekor ikan Bawal, dapat ditukarkan ke panitia uang senilai Rp 100 ribu. Selain itu para pemancing juga bisa menyeduh aneka kopi nusantara seperti kopi Lampung atau kopi Gorontalo,”ujar Yohana.

Sementara itu, Nonot Firnanto manajer pemasaran TSTJ Solo mengatakan dipilihnya pulau Jaka Tingkir yang terletak di Taman Satwa Taru Jurug Surakarta untuk lahan pemancingan disebabkan masyarakat pencinta flora dan fauna di kawasan Solo Raya telah hafal dengan obyek wisata di TSTJ yang berlokasi di pinggir sungai terpanjang di Pulau Jawa yakni sungai Bengawan Solo yang berdiri sejak tahun 1972 itu.

“Kami pengelola TSTJ juga ikut senang karena koleksi TSTJ yang sebelumnya dinilai cukup komplit dengan flora dan fauna, kini bertambah adanya lahan wisata baru berupa kolam pemancingan,” ujar Nonot Firnanto manajer pemasaran TSTJ Surakarta.
Beberapa warga penghobi mancing ikan menyambut baik dibukanya tempat mancing bernuansa alam
JT Mania Fishing Solo Zoo.

“Pengelolaan arena pancingan cukup seru, tidak membosankan pemancing, dengan adanya permainan berhadiah seperti umpan dimakan ikan Bawal, panitia memberi hadiah uang.Juga peserta diberi kopi nusantara oleh panitia,”ujar Sidik warga Sukoharjo. (ton/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*