JoSS, ITALIA – Gunung Etna di Italia yang merupakan gunung berapi aktif terbesar di Eropa pada Jumat (19/7) malam meletus dan mengeluarkan lava, demikian menurut pada ahli vulkanologi pada Sabtu ini.
Abu yang mengandung partikel abu vulkanik yang dimuntahkan ke udara memaksa dua bandara di kota Catania, Italia bagian selatan, ditutup. Sebagian dari aktivitas bandara itu pada Sabtu pagi sudah bisa dibuka kembali.
Sebelumnya, aktivitas Gunung Etna yang direkam oleh Institut Nasional Geofisika dan Vulkanologi pada awal Juni menunjukkan tanda-tanda siap menyemburkan lava. Pada Desember tahun lalu, Gunung Etna juga sempat mengalami erupsi.
Gunung Etna sendiri memang kerap mengalami erupsi dengan muntahan paling besar terjadi pada awal 2009. Data menunjukkan bahwa erupsi terjadi terus menerus sejak kemarin malam dan lava meluncur hingga 1,5 kilometer dari kawah menuju lembah del Bove.
Pada akhir tahun lalu, tepatnya pada 26 Desember 2018, Etna juga pernah meletus. Abu dan lahar yang keluar dalam jumlah besar diikuti dnegan gempa bumi di kawasan itu.
Status Keadaan darurat diberlakukan di Sisilia timur setelah gempa bumi Rabu pagi akibat letusan Gunung Etna. Para ahli dan petugas pemadam kebakaran memeriksa kerusakan pada enam daerah yang paling terkena dampak dan membersihkan puing-puing beberapa bangunan dan gereja yang rusak parah.
Baca juga: Italia dan China Sepakat Bangun Jalur Perdagangan Asia-Eropa
Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte berterima kasih kepada ratusan penyelamat dan sukarelawan yang membantu di daerah yang terkena dampak di utara kota Catania di Sisilia. Dia juga menyatakan harapan bahwa korban luka-luka akan segera sembuh.
Getaran gempa yang lebih baru intensitasnya jauh lebih rendah tetapi penduduk Sisilia masih merasa takut. Pejabat berwenang menyebut gunung Etna adalah gunung berapi yang secara tradisional erupsinya berlangsung dalam waktu lama sehingga memerlukan pengawasan khusus
Sejumlah pejabat Perlindungan Masyarakat Sipil Italia mengatakan, gempa yang terjadi 26 Desember 2018 pukul 3.19 pagi waktu setempat itu merupakan bagian dari rangkaian sekitar 1.000 gempa ringan yang terkait dengan letusan gunung api Etna.
Gempa itu menghantam bagian utara Catania, kota terbesar di bagian timur Pulau Mediterania, namun tidak ada korban yang terluka atau kerusakan dilaporkan di sana. Badan Seismologi Nasional Italia mengatakan, gempa itu tercatat berkekuatan 4,8 SR dan berpusat di kedalaman 1 kilometer di bawah permukaan gunung. (lna)

Leave a Reply