Korban Bencana Pergerakan Tanah Gunungbatu Akan Dibuatkan Huntara

JoSS, SUKABUMI – Para pengungsi terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, akan dipindahkan dari tenda pengungsian ke hunian sementara (huntara). Karena lokasi pengungsian adalah masuk wilayah zona merah.

Lokasi Huntara akan dibangun di Kampung Rawa Menong. Masih di desa yang sama yaitu Desa Kertaangsana, tetapi cukup jauh dari lokasi pengungsian.

Dandim 0622, Haris Sukarman mengatakan, pemindahan warga dari pengungsian menuju huntara, karena tenda-tenda pengungsian yang ditinggali warga masuk ke dalam zona merah rawan pergeseran tanah.

Baca juga: Tiga Keluarga Korban Longsor Mendapat Bantuan Huntara dari Pemkab Magelang

“50 personel Kodim 0622 dibantu puluhan warga masyarakat dan relawan saat ini bergerak meratakan tanah di lokasi yang akan dibangun huntara,” kata Haris, seperti yang dilansir dari detik.com, Minggu (5/5).

Dijelaskan Haris, luas lahan untuk pembangunan Huntara tersebut 5.000 meter persegi yang nantinya dibagi-bagi untuk kompleks huntara yang berdesain bangunan model barak sebanyak enam unit, tempat ibadah dan aktivitas pertanian warga.

“Untuk lahan yang akan dibangun huntara sendiri merupakan pinjaman dari masyarakat setempat, pembangunan memakan waktu kurang lebih satu tahun sambil dilakukan juga uji kelayakan dan penelitian dari badan geologi,” jelasnya.

Berdasar data yang dihimpun personel Kodim 0622 saat ini warga yang berstatus pengungsi berada terpisah-pisah di beberapa lokasi. 37 KK di rumah pengungsian dan tenda, dua KK ngontrak, 65 KK di rumah keluarga, lima KK di masjid ( Gunung Batu ), satu KK di Rumah Ketua RT 7.

“Ada 354 jiwa yang terdampak bencana, sebagian rumah mereka retak dan tidak bisa ditinggali lagi. Kami bersama BPBD, bersama relawan dan masyarakat bergerak di lokasi untuk membantu warga yang memang terdampak bencana ini,” pungkasnya. (nug/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*