Sejumlah Santri di Kebumen Keracunan Usai Konsumsi Daging Kambing

santri
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, KEBUMEN – Sejumlah santri di Kebumen keracunan setelah menyentap sate dan gulai kambing yang dihidangkan Panti Nurul Barokah, Kebumen, Rabu (3/4). Tercatat ada 55 orang yang mengalami keracunan pada peristiwa itu. Sebagian diantaranya langsung dilarikan ke Klinik Siti Khodijah Kebumen dan yang lain dilarikan ke RSUD Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Robert Pardede melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno saat dikonfirmasi peristiwa bermula ketika para santri mendapatkan makanan nasi kotak yang dibagikan oleh Panti Nurul Barokah yang beralamat di Jl. Cincin Kota pada hari Selasa (02/04) sekitar pukul 11.00.

Kemudian santri-santri yang menyantapnya mengalami mual dan pusing kepala. “Kasus ini sampai dengan sekarang masih kita selidiki. Kita masih mengumpulkan sejumlah bukti dan saksi dari kasus ini, termasuk pihak Panti Nurul Barokah,” jelas AKP Suparno seperti dirilis Tribunjateng.com.

Berdasarkan keterangan dari pihak Panti Nurul Barokah, Fatahudin telah memberikan 90 bungkus kotak nasi yang ia beli di salah satu warung sate di daerah Kelurahan Panjer Kebumen kepada santri Ponpes Roudhotul Ullum.

Ia bahkan telah membeli sebanyak 300 bungkus di warung tersebut. “Adapun isinya berupa nasi putih, sate kambing, gulai kambing, sambal kecap, tomat dan timun,” jelas AKP Suparno.

Baca juga: Kemenperin Didik Santri Olah Limbah Plastik

Selanjutnya berdasarkan keterangan tim dokter RSUD Kebumen, hingga sampai saat ini, pasien keracunan masih dilakukan observasi. Pihak RSUD juga masih meneliti, apa penyebab dari keracunan makanan tersebut.

“Pihak RSUD Kebumen sudah memastikan bahwa itu keracunan. Tapi masih diteliti, apa penyebabnya keracunan,” ujarnya.

“Kasus ini sampai dengan sekarang masih kami selidiki. Kami masih mengumpulkan sejumlah bukti dan saksi dari kasus ini, termasuk pihak Panti Nurul Barokah,” kata Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno

Suparno mengatakan, berdasarkan keterangan tim dokter RSUD Kebumen, hingga saat ini pasien keracunan masih diobservasi. Pihak RSUD juga masih meneliti penyebab keracunan tersebut. “Pihak RSUD Kebumen sudah memastikan bahwa itu keracunan. Tapi masih diteliti, apa penyebabnya keracunan,” kata dia. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*