
JoSS, SURABAYA – Badan Standarisasi Nasional (BSN) mengimbau kepada IKM khusus makanan dan minuman, listrik, elektronik, dan alat transportasi di Jatim untuk meningkatkan penerapan standar SNI di Kantor Layanan Teknis (KLT) di Surabaya.
Kepala KLT Surabaya, Yuniar Wahyudi. Dia menambahkan keempat komoditas yang disebut di atas tersebut, didorong untuk segera memiliki SNI, karena termasuk produk wajib SNI terkait keselamatan dan keamanan konsumen.
“Keempat produk tersebut harus benar-benar kita kawal karena dampak dari konsumsinya bisa terjadi secara langsung,” kata Yuniar Wahyudi.
Baca juga: Produk UMKM Ditampung di NYIA, Dinkop Jogja Lakukan Seleksi
“Kini layanan SNI kita sudah lebih dekat dengan masyarakat di Surabaya dan lebih luas lagi di Jatim sehingga diharapkan IKM lebih mudah menjangkau aksesnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Drajat Irawan menyatakan, selama ini Pemprov Jatim sudah memberikan pendampingan bagi UMKM untuk mendapatkan SNI.
“Dan sekarang dengan adanya kantor layanan yang lebih dekat ini menjadi nilai tambah dan akan sangat membantu UMKM dalam mendapatkan standardisasi,” tambahnya.
Apalagi, lanjutnya, UMKM di Jatim berkeinginan untuk naik kelas dan bisa menembus pasar ekspor sehingga label SNI pada produknya sangat diperlukan.
Sebelumnya, Badan Standardisasi Nasional (BSN) mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar pelaku usaha industri kecil menengah (IKM) Jawa Timur bisa menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap produknya guna menembus pasar internasional.
“Jawa Timur sangat concern dengan standardisasi, begitu pula komitmen Jatim yang telah memfasilitasi IKM wilayah Jatim untuk menerapkan SNI. Oleh karenanya, BSN sangat mengapresiasi Pemprov Jatim untuk mendorong industri wilayah Jatim salah satunya dengan memberikan penghargaan tokoh pemrakarasa standardisasi ke Bapak Gubernur Jatim, Soekarwo pada tanggal 25 Oktober 2018 lalu,” ungkap Kepala Biro Hukum, Organisasi, dan Humas BSN, Iryana Margahayu. (nug/lna)

Leave a Reply