
JoSS, SEMARANG – Sedikitnya 200 pelaku seni di Kota Semarang menggabungkan diri dalam Paguyuban Sedulur Seniman Semarang (PSSS) yang resmi diluncurkan, Rabu (3/4) di Hutan Wisata Tinjomoyo Kota Semarang.
Ketua Panitia Acara Peluncuran PSSS, Feri Budiyantoro mengatakan paguyuban ini mewadahi pelaku seni di Kota Semarang dari berbagai latar belakang keahlian yang dimiliki. Baik itu seni tari, seni musik, seni beladiri, lawak atau aksi panggung lainnya.
Dia menambahkan, paguyuban ini sebenarnya sudah terbentuk setahun lalu, namun baru sempat diluncurkan saat ini. Jumlah anggotanya saat ini mencapai 200 orang. Feri juga mengajak seluruh pelaku seni untuk bisa bergabung.
“Yang tergabung di PSSS adalah semua pelaku seni di Kota Semarang, baik itu seni tari, seni musik, seni bela diri, seni lawak, atau penyuka seni bisa bergabung di sini,” katanya usai peluncuran PSSS, seperti dikutip dari TribunJateng, Rabu (3/4).
Ia mengatakan, rangkaian acara peluncuran PSSS tersebut diisi dengan pertunjukkan lawak, tari, dan musik dangdut. Sejumlah pengisi acara merupakan anggota PSSS.
“Kami undang Baladewa untuk musik dangdutnya, untuk lawak ada Mas Teguh Hoki juga ada Mas Jamil, juga tarian ada Kak Ahmad Dancer dengan anak didiknya itu yang tampil di Inbox SCTV, dan juga tari gambyong,” sebutnya.
Baca juga: Kota Semarang Masuk 10 Besar Kota dengan Pembangunan Terbaik di Indonesia
Feri berharap, wadah ini dapat semakin mempererat persaudaraan pelaku seni di kota ini, bahkan pihaknya membuka diri bagi seniman dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
“Ke depan kita lebih memperorat lagi supaya kita dapat menambah saudara seniman-seniman yang ada di Semarang. Kita juga akan meluas ke Jawa Tengah dan sekitarnya,” ujarnya.
Satu di antara peserta dari Paguyuban Lawak Semarang (PLS) Sarju, menyambut baik terbentuknya PSSS ini. Dia menuturkan penyelenggaraan kegiatan bagi seniman adalah bentuk aktualisasi diri yang dapat mempererat silaturahmi antar pelaku seni Kota Semarang.
Menurut dia kegiatan ini sekaligus menjadi ajang tukar informasi antar seniman.
“Informasi job, informasi apa yang baru booming. Seperti PLS ini rata-rata orang tua dengan materi lawak jadul, melalui kumpul dengan yang muda kolaborasi materi apa yang dibutuhkan,” ucap Sarju.
Lulusan Komedi Akademi Indosiar itu melanjutkan, Lounching PSSS tersebut juga bersamaan dengan ulang tahun PLS yang ke-38. Anggota PLS merupakan seniman lawak ketoprak, lawak wayang orang, badut komedi, dan lainnya.
“Keren acaranya. Sering-sering lah diadakan untuk ajang silaturahim,” katanya. (lna)

Leave a Reply