Trotoar Jalan Pemuda Semarang Jadi Rintisan Smart Pedestrian

JoSS, SEMARANG – Trotoar di Jalan Pemuda Semarang, tepatnya dari Mall Paragon hingga Lawang Sewu, akan menjadi rintisan smart pedestrian. Oleh sebab itu, di jalur pedestrian itu akan dilengkapi travelator atau moving walk atau dalam bahasa Indonesia, trotoar berjalan.

Pemasangan travelator itu masih dalam tahap rencana, dan telah disampaikan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, lewat akun instagram @hendrarprihadi, Selasa (26/3).

Melalui akun instagramnya, Hendi (panggilan akrab Wali Kota Semarang) mengunggah video simulasi travelator yang dipasang di Jalan Pemuda, tepatnya di trotoar sepanjang Mal Paragon hingga Lawang Sewu.

“Jalur pedestrian Kota Semarang direncanakan akan dilengkapi travelator pada 2020. Jalan Pemuda jadi rintisan, akan dibangun mengubungkan Mal Parangon dengan Lawang Sewu. Menjadi smart pedestrian way pertama yang ada di Indonesia. Jalan kaki jadi ga cape kan gaes? #SemarangSekarang,” tulis Hendi itu dalam akun Instagram, seperti yang dilansir dari semarang.solopos.com, Rabu (27/3).

Belum ada keterangan resmi dari Hendi terkait rencana pemasangan fasilitas yang kerap digunakan di bandara-bandara Internasional itu. Berapa anggaran yang dihabiskan, serta sepanjang apakah travelator itu bakal dipasang di trotoar Jalan  Pemuda, orang nomor 1 di kota Semarang itu juga belum bisa membocorkan.

Meski demikian, video unggahan Hendi itu sudah menimbulkan rasa penasaran para netizen. Beberapa warganet bahkan sudah memberikan komentar terkait rencana Wali Kota Semarang itu. Ada netizen yang berkomentar positif, tapi ada juga yang berkomentar sinis terhadap rencana tersebut.

Baca juga: Yuk Ke Monumen Lokomotif D 301 59 Di Kota Lama Semarang

“Segi kebutuhan tdk trll mendesak dan perawatannya akan lmyn habiskan dana kayanya.. kita d negara tropis lo.. panas dan hujan… Alat bgitu bs cepat rusak.. ini pandangan awam saya.. maaf bila ada salah kata,” tulis pengguna akun Instagram@komangjananuraga.

“Makin malas jalan kaki dong pak,” tulis akun@yukifebriantoo.”Saran pak, tangga naik menuju JPO aja yg dikasi eskalator, biar org ga males pake JPO bahaya juga kalo org nyebrang di jalan raya contoh di BCA Pemuda @hendrarprihadi suwun pak,” respons akun @fauzanzr.

Sebelumnya, trotoar di sepanjang Jalan Pemuda, dianggap tidak ramah bagi pejalan kaki. Lantai yang licin, bahkan kerap muncul genangan setelah hujan turun. Termasuk banyak lantai yang pecah, atau raib.

Itu bukan saja trotoar bagi pejalan kaki. Namun juga jalur bagi para penyandang disabilitas diketahui ada yang rusak. Selain itu, trotoar kerap dilalui pengendara roda dua, atau parkir sepeda motor dan mobil. Bila telah dilengkapi travelator, maka kawasan pedestrian itu akan lebih terawat. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*