
JoSS, PURBALINGGA – Sertifikasi sekarang ini dibutuhkan hampir semua lini. Bahkan tukang bangunan pun kini harus bersertifikat. Di Kabupaten Purbalingga sebanyak 448 peserta dari 224 desa mengikuti pembekalan dan sertifikasi tukang bangunan umum pelaksana Dana Desa (DD) di Owabong Cottage.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU PR) Kabupaten Purbalingga, Sigit Subroto mengatakan sertifikasi tukang bangunan ini sebagai tindak lanjut dari Surat Gubernur Nomor 18 Maret 2019 tentang Kewajiban Pekerja Kontruksi untuk Bersertifikat di Jawa Tengah.
“Hal ini juga sesuai dengan surat Dirjen Bina Jasa Konstruksi Kementerian PUPR tanggal 13 Maret 2019 tentang Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Kontruksi,” katanya saat Pembukaan Kegiatan Pembekalan dan Sertifikasi Tukang Bangunan Umm Pelaksana Dana Desa di Kabupaten Purbalingga, Selasa (26/3) seperti dirilis Tribunjateng.com.
Selama ini, sertifikasi tukang bangunan umum dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK). Namun jumlah tukang bangunan yang bersertifikat masih terbatas.
Baca juga: Jelang Peak Season Pembangunan Terminal Kargo Bandara Ahmad Yani Dikebut
Kegiatan ini menurut dia adalah usaha percepatan yang memberikan kesempatan bagi sebanyak-banyaknya tukang di Purbalingga untuk memiliki sertifikat.
Dengan sertifikasi ini, tukang bangunandi Purbalingga diharapkan mampu melaksanakan pekerjaannya dengan baik. Sebab pada saat proses pelelangan, kontraktor biasanya mempersyaratkan untuk melampirkan sertifikat bagi tenaga-tenaga yang dimiliki.
“Otomatis tukang bangunan ini bisa dipakai kalau masuk ke kontraktor baik sertifikatnya maupun tenaganya,” imbuh Sigit.
Pembekalan dan sertifikasi tukang bangunan umum pelaksana DD ini dilaksanakan selama dua hari yakni 26-27 Maret 2019. Pembekalan dilakukan oleh pakar-pakar bangunan Balai Jasa Kontruksi Wilayah Surabaya.
Pembekalan juga menyertakan kegiatan praktik, yang diakhiri dengan ujian pada besok (27/3) oleh LPJK Jawa Tengah. Tukang bangunan yang lulus ujian akan menerima sertifikat bersama pada 7 April 2019 mendatang di Purworejo.
Ia mengimbau agar peserta sertifikasi ini mengikuti pembekalan dan sertifikasi tukang bangunan umum pelaksana DD dengan baik. Dengan keberadaan tenaga bersertifikat, diharapkan kualitas kontruksi di Purbalingga ke depan akan semakin baik.
“Harapan kami dengan adanya pelatihan ini kualitas kontruksi di purbalingga akan semakin baik,” kata Sigit. (Wiek/lna)

Leave a Reply