Pakar Bahasa Tubuh: Jokowi Kuat di Detail, Prabowo Unggul dalam Gestur

pakar bahasa tubuh
Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi) dan Capres Prabowo Subianto | Foto: youtube

JoSS, JAKARTA – Direktur Eksekutif Median Rico Marbun memberikan analisis terhadap debat antara Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi) dengan Capres Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo unggul dalam bahasa tubuh, sementara Jokowi Kuat di konten dan detail dalam menyampaikan paparan.

“Ada 2 indikator: gaya dan content. Prabowo unggul di gaya dan body languange (bahasa tubuh), Jokowi kuat di content dan detail,” ujar Rico, seperti dikutip dari Detik.com, Minggu (17/2).

Rico mengungkapkan, saat debat dirinya beberapa kali melihat bahasa tubuh Jokowi negatif terhadap kritik Prabowo. “Seperti agak melotot, atau agak mengerutkan bibirnya,” kata Rico.

Sementara itu, Rico melihat bahasa tubuh Prabowo lebih bersahabat saat debat melawan Jokowi. Salah satunya Prabowo mengatakan ‘siap’ dan setuju dengan Jokowi. “Bahkan menolak untuk dibenturkan lebih lanjut,” tuturnya.

Dari sisi konten, Rico melihat Prabowo fokus pada visi, namun lemah untuk memaparkannya dengan lebih detail. “Sementara Jokowi sangat ready (siap) membahas detail setiap pertanyaan. Bahkan mungkin terlalu detail,” ungkapnya.

Beberapa hal yang menarik dari debat Pilpres putaran ke 2 ini adalah saat Jokowi mengemukakan terkait penguasaan lahan di Kalimantan dan Aceh oleh Prabowo. Hal itu di akui oleh Prabowo di akhir sesi debat.

“Tapi itu HGU (hak guna usaha), kalau suatu saat diperlukan negara silakan ambil,” ujar Prabowo. Tapi, lanjut Prabowo, daripada dikuasai asing, lebih baik lahan itu dikuasai oleh dirinya.

Kemudian saat Jokowi tanya soal infrastruktur yang akan dibangun Prabowo untuk dukung Unicorn. Prabowo sempat terkesan meraba-raba soal unicorn yang dimaksud Jokowi. “Maksudnya yang online-online,” ujar Prabowo yang dijawab Jokowi dengan anggukan.

Baca juga: KPU: Tak Masuk DPT, Warga Tetap Bisa Memilih, Ini Mekanismenya

Prabowo menyebutkan sangat mendukung soal dorongan untuk unicorn, Capres no 2 ini justru membahas soal disparitas ekonomi. Ia menyatakan dengan kehadiran unicorn besar, internet, e-commerce, ia khawatir uang di Indonesia mempercepat lari ke luar negeri.

“Ini bukan saya pesimistis,” ujar Prabowo.

Selanjutnya Jokowi menjelaskan dari 7 unicorn di Asia, 4 di antaranya ada di Indonesia. Jokowi menyebut soal rencana pengembangan unicorn-unicorn lain dengan melakukan inkubasi dan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar di dunia.

Usai debat Jokowi-Prabowo saling memuji. Calon Presiden nomor urut 01 dan 02 Joko Widodo dan Prabowo Subianto saling memberikan pujian usai Debat Capres II yang dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta Selatan Minggu (17/2) malam.

Meskipun terjadi adu argumen saat Debat Pilpres, Jokowi maupun Prabowo ternyata saling memberikan pujian setelah acara tersebut selesai dilaksanakan. “Oh dia [Prabowo] sangat bagus. Beliau sangat bagus,” kata Jokowi di area parkir VVIP Hotel Sultan.

Senada dengan Jokowi, Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto juga memberikan pujian kepada lawan politiknya tersebut. “Bagus ya. Debat harus begitu, debat harus baik. Saya kira oke lah,” ujar Prabowo. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*