
JoSS, PRANCIS – Kucing bernama Choupette menarik perhatian publik. Pasalnya kucing milik Karl Lagerfeld itu disebut-sebut bakal menjadi kucing terkaya di dunia.
Dirilis Liputan6.com, kucing berbulu putih ini sangat dimanja dengan gaya hidup jetset sejak ia diadopsi Karl Lagerfeld dari temannya seorang model pria Baptiste Giabiconi pada 2011 lalu.
Kini, kucing berusia delapan tahun ini disebut dapat mewarisi kekayaan Karl yang diperkirakan senilai 200 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,8 Triliun. Sebelum tutup usia, Karl memastikan Choupette akan terus hidup dengan gaya yang biasa dilakukan bersama pengawal pribadi dan dua pelayan.
“Choupette is a rich girl. She has her own fortune (Choupette adalah gadis yang kaya. Dia memiliki kekayannya sendiri)” kata Karl kepada televisi Prancis, yang diduga menjadi isyarat bahwa ia telah menuliskan perihal warisan dalam surat wasiatnya.
Selain itu, setidaknya 3,4 juta dolar AS atau sekitar Rp 47 Miliar diperoleh Choupette ketika terlibat dalam pembuatan iklan untuk sebuah perusahaan mobil Jerman dan merek kosmetik Jepang.
“If anything happens the person who looks after her will not go without (Jika sesuatu terjadi, orang yang merawatnya tidak akan pergi tanpanya),” ungkap pria asal Jerman tersebut.
Baca juga: Situs Kemenlu Prancis Diretas Sejumlah Data Pribadi Dicuri
Rasa cinta Karl yang mendalam pada Choupette juga dituangkannya dalam sebuah buku bertajuk Choupette: The Private Life of a High-Flying Fashion Cat. Buku tersebut dirilis pada 2014 lalu.
Tak hanya Karl Lagerfeld, Choupette juga sangat terkenal di dunia fashion. Ia bahkan memiliki media sosial pribadi, tepatnya akun Instagram @choupettesdiary dengan lebih dari 183 ribu pengikut. Dalam deretan unggahan menampilkan kegiatannya saat bersama Karl.
Desainer asal Jerman, direktur artistik Chanel dan Fendi itu adalah salah satu sosok paling produktif dalam industri fesyen dan masih bekerja sampai dirinya meninggal dunia.
Lagerfeld juga merancang koleksi untuk mereknya sendiri dan bekerja sama dengan jaringan toko H&M.
Sebagian besar tokoh industri menyampaikan penghormatan, termasuk desainer Italia, Donatella Versace.
Dilahirkan dengan nama Karl Otto Lagerfeldt pada tahun 1933 di Jerman sebelum perang, Lagerfeld mengubah nama keluarga aslinya dari Lagerfeldt, karena dia meyakini ini terdengar “lebih komersil”.
Dia pindah ke Paris saat remaja dan menjadi asisten desainer Pierre Balmain, sebelum bekerja di Fendi dan Chloe pada tahun 1960-an.
Lagerfeld seorang pekerja keras. Selain Chanel, pada saat yang sama dia juga mengeluarkan koleksi untuk Fendi LVMH dan labelnya sendiri, sampai akhir kehidupannya. (Wiek/lna)

Leave a Reply