JoSS, JOGJA – Pernah dengar pohon kemado? Hati-hati, khususnya kamu yang suka mendaki gunung. Pohon yang daunnya juga disebut sebagai daun neraka ini merupakan salah satu pohon yang paling berbahaya di muka bumi.
Dirilis Okezone.com, efek yang ditimbulkan jika terkena daun ini adalah perih, pedas, dan panas. Orang Jawa biasanya menyebutnya sengkrang-sengkring. Bahkan jika sengatan daun kemado terlalu banyak mengenai kulit, maka bisa menimbulkan kematian.
Salah seorang Youtuber dari channel kesehatan dan herbal, Dodi Satria, mengatakan tanaman ini memiliki sejarah sejak zaman kolonial Belanda dan Jepang. Tanaman ini telah memakan banyak korban jiwa, karena memanfaatkan daun kemado dengan salah.
“Daun kemado banyak mematikan tentara Jepang dan Belanda yang saat itu sedang menjajah dan sedang tidur. Mereka membangun tempat teduh menggunakan daun pohon ini mengingat bentuknya yang lebar-lebar,” terang Dodi Satria, dalam akun Youtubenya.
Menurutnya, yang perlu diperhatikan jika terkena daun maupun batang kemado adalah jangan mencucinya dengan air atau sabun. Pasalnya hal itu akan menambah efek sakitnya menjadi dua kali lipat.
Baca juga: Benarkah Daun Pepaya dan Jambu Biji Bisa Naikkan Trombosit?
Cara yang paling tepat adalah dengan mengusapkan area yang terkena dengan rambut sampai panas. Bisa juga dengan cara kedua yakni mengambil akar pohon kemado dan menumbuknya hingga halus. “Setelah halus, bisa diuspakan ke bagian yang tersengat daun kemado,” lanjutnya.
Dodi menjelaskan, biasanya di rerumpunan daun kemado akan ada pohon yang paling aneh. Pohon tersebut memiliki warna dan juga bunga. Nah, daun tersebut bisa digunakan sebagai penawar efek racun kemado dengan cara diusap-usapkan ke bagian tubuh yang terkena.
Tanaman kemado ini daunnya sedikit mirip dengan daun tembakau, agak lebar memanjang dan mempunyai rambut/bulu-bulu halus. Ketika baru tumbuh hingga ketinggian satu meter kemado sangat mirip tanaman tembakau namun tumbuhan kemado ini bisa tumbuh jadi pohon besar dan bertahan hidup bertahun tahun lamanya.
Kemado biasa tumbuh di pinggir kali di antara rerimbunan tanaman tanaman liar lainnya.
Racun/bisa tanaman ini masuk ke tubuh manusia lewat sengatan bulu-bulu halus pada daunnya mana kala daun kemado menyentuh bagian kulit sensitif Manusia. Kalau bersentuhan pada kulit yang tebal semisal telapak tangan atau telapak kaki, racun tidak mampu menembusnya.
Selain pada bagian telapak yang kapalan bagian tubuh yang kontak dengan daun ini racun langsung menyengat dan berakibat rasa sakit yang luar biasa. Ada yang bilang sakit karena bisa racun tanaman ini sakitnya seribu sakit jadi satu rasanya. (wiek/lna)

Leave a Reply