JoSS, JAKARTA – Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Indonesia. Pemain antagonis yang juga aktor senior Torro Margens meninggal dunia pada Jumat (4/1) dini hari diusia 68 tahun karena sakit.
Putra Torro Margens, Toma Margens mengatakan sebelum meninggal ayahnya mengutarakan satu permintaan yang berkaitan dengan proses pemakaman. Yaitu minta dimakamkan di Sukabumi.
“(Dimakamkan di Sukabumi) ini permintaan beliau (Torro). Karena kan istrinya di sini. Beliau mintanya (dimakamkan) di sini. Kalau saya sama adik-adik sih penginnya bawa ke Jakarta, dimakamkan di sana. Tapi ini permintaan beliau,” dia menjelaskan.
Untuk alasan itulah, jenazah Torro Margens dimakamkan di TPU yang berada di Sukabumi Jawa Barat usai salat Jumat.
Toma menjelaskan dalam beberapa hari terakhir, kesehatan ayahnya memang terus menurun.
Aktor yang kerap memainkan peran antagonis ini bahkan sempat muntah darah, sebanyak dua kali.
“Iya, masih (syuting), sampai sakitnya sampai muntah darah itu. Dia sempat dirawat di Yogya lima hari, terus pulang ke Sukabumi,” ujarnya.
Kesehatan yang terus memburuk membuat Torro Margens sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Namun sayang, Tuhan berkehendak lain.
“Terus diurusin sama kru sana, empat hari atau lima hari tuh di rumah sakit. Sementara udah selesai syutingnya,” terangnya.
Seperti diketahui, sepanjang karier Torro di dunia hiburan, ia banyak berperan antagonis. Kariernya sudah dimulai sejak 1970-an dan 1980-an. Tak hanya menjadi aktor, Torro juga sutradara.
Pria kelahiran Pemalang, 5 Juli 1950 itu dikenal luas juga karena membawakan sebuah acara misteri.
Baca juga: Ariswara Budayawan Candi Borobudur Meninggal Karena Sakit
Salah satu film terakhir Torro termasuk Mencari Hilal, Catatan Dodol Calon Dokter, Night Bus, Ruqyah: The Exorcism, dan Love for Sale yang juga dibintangi Gading Marten.
Sementara sinetron Torro yang terkenal adalah Tukang Bubur Naik Haji. Ia juga bermain di Hidayah serta Rahasia Ilahi. Bukan hanya itu, Torro juga banyak membintangi iklan.
Nama Torro Margens bukanlah nama lahir almarhum. Nama lahirnya adalah Sutoro Margono. Lahir di Paduraksa, Pemalang, Jawa Tengah, 5 Juli 1950.
Pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Pemalang, Jawa Tengah.
Di antara film, sebagai sutradara ia memakai aktor dan aktris seperti Barry Prima, Raja Emma, Kiki Fatmala, dan Ayu Azhari.
Bahkan hingga tahun 2018 lalu, Torro Margens masih terlibat dalam film berjudul Love For Sale yang juga dibintangi oleh Gading Marten.
Dia juga pernah menjadi pembawa acara salah satu program misteri yang membuat namanya semakin dikenal luas oleh masyarakat. (Wiek/lna)

Leave a Reply