Pegadaian Surakarta Bidik Pasar Milenial

milenial
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SOLO – Kalangan milenial dinilai menjadi pasar potensial guna mendukung performa Pegadaian Surakarta. Karena itu perseroan membidik pasar milenial agar lebih mengenal dan berminat ke produk Pegadian.

Demikian dikatakan Deputi Bisnis Pegadaian Surakarta Sriyani di sela kegiatan Bina Lingkungan Pegadaian Sharing Season Pegadaian Millenial di Kafe The Gade Solo, Jumat (22/12). Baginya, era milenial dan digital saat ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk menggapai segmen milenial.

“Era sekarang adalah era milenial dan digital. Oleh karena itu, segmen milenial mau tidak mau harus dinaikkan,” kata dia seperti dikutip Antara.

Sriyani menjelaskan jumlah nasabah seluruh produk Pegadaian Surakarta hingga saat ini sebanyak 177.500 orang. Kalangan milenial yang akan disasar merupakan nasabah usia 20 hingga 40 tahun. Saat ini komposisi nasabah Pegadaian dari kalangan tersebut hanya sekitar 10-20 %.

“Kedepan targetnya kami naikkan menjadi 30-40 persen,” yakinnya.

Salah satu strategi yang akan diterapkan adalah dengan mengenalkan program maupun produk Pegadaian lewat dunia digital. Selain tentunya tetap intens melakukan sosialisasi tatap muka ke kalangan milenial. Dengan makin dininya kaum milenial, khususnya mahasiswa, mengenal Pegadaian, ke depan mereka bisa menjadi pasar potensial bagi Pegadaian.

Baca juga: Nataru, Pertamina Siapkan Fasilitas Alternatif Pengisian BBM di Area Jateng DIY

“Oleh karena itu, pada kegiatan ini mereka kami kenalkan kewirausahaan. Pada kegiatan ini kami mengundang hampir 100 mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan UIN Surakarta,” jelas Sriyani.

Selain potensial untuk pasar, lanjut dia, mahasiswa juga bisa menjadi agen Pegadaian. Sehingga mereka bisa mendapat tambahan penghasilan lewat komisi setiap transaksi nasabah. Besarannya 0,75 % dari nilai transaksi nasabah.

Data Pegadaian Surakarta menyebutkan, dari target seluruh transaksi sebesar Rp 13,9 miliar hingga saat ini terealisasi sebesar 121 persen atau setara dengan Rp 17 miliar. Terkait kinerja perusahaan, dari target transaksi sebesar Rp 703,49 miliar di tahun ini, telah terealisasi Rp 671,75 miliar. Sedangkan laba mampu direalisasikan Rp 91 miliar, melebihi target yang dicanangkan, Rp 81 miliar.

Untuk jumlah agen pegadaian sebanyak 156 orang, agen pemasaran 193 orang, dan agen pembayaran 76 orang. “Keberadaan agen memberikan kontribusi cukup baik terhadap kinerja perusahaan,” imbuhnya. (Joy)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*