Hati-Hati Kebiasaan Ini Bisa Merusak Ginjal

merusak ginjal
Ilustrasi | Foto: google

JoSS, JAKARTA – Pentingnya peran ginjal akan lebih baik jika diimbangi dengan kebiasaan baik serta asupan nutrisi yang seimbang.

Di samping itu, seperti dirilis CNNIndonesia.com, seseorang juga perlu mengurangi bahkan mengeliminasi kebiasaan-kebiasaan yang tanpa disadari bisa merusak ginjal. Apa saja?

1. Banyak konsumsi garam

Garam atau natrium banyak ditemui pada makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Bagi mereka yang memiliki kecenderungan tekanan darah tinggi atau hipertensi, natrium seolah jadi musuh sebab dapat memicu penyakit kronis ini. Namun, konsumsi garam berlebihan tak hanya berisiko mengalami hipertensi, tapi juga berisiko merusak ginjal.

2. Kurang minum

Ginjal berfungsi untuk menyaring racun-racun pada darah. Demi performa maksimal, ginjal memerlukan asupan cairan yang cukup. Kurang minum dapat menurunkan performa ginjal sekaligus mampu merusak organ ini. Kurang minum berisiko menimbulkan batu ginjal. Yang lebih serius ialah gagal ginjal. Sebaiknya konsumsi air mineral sekitar 1,5-2 liter per hari untuk menjaga kesehatan ginjal.

3. Konsumsi alkohol

Minum satu atau dua gelas alkohol mungkin masih bisa ditoleransi. Namun, jika berlebih, seseorang harus siap dengan risiko kerusakan ginjal.
Ginjal berfungsi untuk menyaring racun atau zat berbahaya pada darah, termasuk alkohol. Terlalu banyak konsumsi alkohol bisa menyebabkan perubahan fungsi ginjal dan menurunkan performanya dalam menyaring racun.

Selain itu, alkohol dapat menimbulkan efek dehidrasi pada tubuh. Ginjal pun terkena imbasnya. Dehidrasi mengganggu fungsi normal dari sel-sel organ ginjal.

Baca juga: Begini Penjelasan BNPB Soal Hitamnya Air Terjun Sedudo

4. Menahan kencing

Sulit menemukan toilet saat bepergian terpaksa membuat orang menahan kencing. Meski sepele, tapi kebiasaan ini bakal berdampak negatif untuk ginjal.
Jika kebiasaan ini terjadi terus-menerus, maka akan timbul rasa sakit pada ginjal atau kandung kemih. Bahkan, rasa sakit juga akan muncul saat buang air kecil.

5. Banyak asupan gula

Tak cuma pada diabetes, gula juga patut disalahkan pada kasus gangguan ginjal. Gula berkontribusi pada tekanan darah tinggi, yang merupakan salah satu pemicu penyakit ginjal. Oleh karena itu, seseorang tampaknya wajib mempertimbangkan konsumsi gula sehari-hari.

Gula terdapat di berbagai macam makanan dan minuman, termasuk soda. Minuman dengan sensasi menggelitik di lidah ini rupanya juga mampu ‘menggelitik’ ginjal. Dalam beberapa studi, terbukti konsumsi soda berkaitan dengan risiko penyakit ginjal.

Kandungan gula pada soda adalah yang patut disalahkan. Soda mengandung fruktosa, jenis gula yang lebih manis daripada glukosa.

6. Kurang gerak

Bekerja di depan komputer memaksa orang untuk duduk berlama-lama menatap layar. Jika tidak diimbangi dengan bergerak atau berjalan, kebiasaan ini rupanya memberikan efek pada ginjal. (Wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*