
JoSS, JAKARTA – Jaringan Apotek K-24 meluncurkan sistem layanan terbarunya yaitu, Anjungan Pelayanan Mandiri atau APM. Penerapan sistem ini akan dilakukan secara bertahap 450 gerai di 110 kabupaten/kota dan 24 provinsi di Tanah Air.
Direktur Utama PT.K-24 Indonesia sekaligus Pendiri Jaringan Apotek K-24 dokter Gideon Hartono mengatakan APM merupakan inovasi layanan yang memudahkan pasien berbelanja obat di gerai Apotek K-24 tanpa perlu antre.
Dia menabmabhakan pada tahap awal, Layanan APM tersedia di gerai Apotek K-24 di Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Bandung, Bekasi, Palembang, Denpasar dan Makassar.
“Selanjutnya, secara bertahap layanan APM akan tersedia di seluruh gerai Apotek K-24 yang saat ini mencaai 450 gerai di 110 kabupaten/kota dan 24 provinsi,” katanya pada saat peluncuran yang sekaligus menandai hari ulang tahun ke-16 Apotek K-24, dilaksanakan di Hi-Lab Diagnostic Center/Apotek K-24 Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (24/10).
Dia menuturkan melalui mesin APM yang tersedia di Apotek K-24, konsumen bisa mencari dan memesan produk obat-obatan yang dibutuhkan, lalu membayarnya di kasir.
Dengan berbelanja melalui mesin APM, privasi konsumen terjaga karena saat membayar di kasir tidak perlu menyebutkan nama produk yang dibeli. Cukup menyebutkan nama atau nomor handphone saja.
Baca juga: Munculnya 3 Emiten Baru, BEI: Potensi Solo Sangat Besar
Sementara itu, IT Manager PT.K-24 Indonesia/CEO Apotek Online K24Klik, Bagas Ananta menjelaskan kemudahan berbelanja obat yang ditawarkan Apotek K-24 ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesetiaan pelanggan. Caranya dengan menyediakan berbagai saluran penjualan offline maupun online yang terintegrasi melalui APM (omnichannel).
“Sistem dalam layanan APM telah diprogram agar terintegrasi dengan sistem di Apotek Online K24Klik, ” kata Bagas.
Dia menjelaskan bila produk obat-obatan yang diinginkan sedang habis stoknya di gerai Apotek K-24 yang dikunjungi, dalam layer akan muncul alternatif produk obat yang sama dari K24Klik.
Obat akan diantar ke rumah pasien melalui pengiriman paket atau layanan delivery. Tidak perlu pindah ke apotek lain.
“Jadi, memang goals kami adalah untuk memudahkan pasien mendapatkan akses obat-obatan,” ujarnya, seperti dikutip dari Kabar24.
Inovasi layanan APM sekaligus menjadi bukti keseriusan Apotek K-24 dalam memudahkan akses produk kesehatan bagi pasien.
Sebelumnya, Apotek K-24 menghadirkan Apotek Online K24Klik dan Medi-Call, aplikasi layanan untuk panggil dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya ke rumah. (lna)

Leave a Reply