Perang Strategi Penurunan Kemiskinan Ala Yasin & Ida

perang strategi
Adu argumen penurunan angka kemiskinan Taj Yasin dan Ida Fauziah pada debat perdana Cagub dan Cawagub Pilkada Jateng 2018 di Hotel Patra Jasa Semarang, Jumat (20/4/2018) | Foto : joss.co.id/youtube

JoSS, SEMARANG – Perang strategi penurunan angka kemiskinan di Jateng menjadi sajian panas dalam debat publik pertama Calon Gubernur (Cagub) dan (Cawagub)  Pilkada 2018 Jawa Tengah (Jateng) di Hotel Patra Jasa Semarang, Jumat (20/4/2018).

Cawagub Jateng nomer  urut 2 Ida Fauziah mengatakan angka kemiskinan memang turun, namun tidak mencapai target. Menurut Ida masih ada 12.23 % penduduk Jateng masuk kategori miskin.

“Itu di atas rata – rata kemiskinan nasional, artinya 4,5 juta penduduk Jateng miskin dan yang terkena dampak perempuan, sehingga perlu dibangun koordinasi lewat Pemkab/Pemkot Se – Jateng, Pemerintah Pusat, perguruan tinggi dan stakeholder untuk diajak bicara,” ujar Ida.

Ida pun berjanji ketika terpilih akan menurunkan angka kemiskinan dari 12% menjadi 6% dalam 5 tahun.

Taj Yasin menanggapi ulasan Ida tentang program penururuan angka kemiskinan itu. Politikus PPP itu mengatakan selama kepemipinan Ganjar Pronowo koordinasi tersebut telah dilakukan untuk menurunkan angka kemiskinan di Jateng.

“Penurunan angka kemiskinan 2,21% sudah sangat bagus untuk Jateng dibanding dengan provinsi lain, jadi kita ingin tahu Mba Ida di dunia mana bisa menurunkan angka itu kemiskinan 6% ?” tanya Yasin.

Mendengar pernyataan tersebut Ida dengan tegas menjawab di dunia Jawa Tengah ketika dirinya dengan Sudirman Said terpilih menjadi Cagub dan Cawagub 2018.

“Angka 6% bukan angka bombastis karena sesungguhnya Pak Bibit berhasil menurunkan kemiskinan 5,7 persen hampir 6%, kalau kami mentargetkan itu bukanlah hal yang mustahil,” tegas Ida. (isan/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*