Sering Jadi Pemicu Kecelakaan, Ternyata Ini Penyebab Mesin Kendaraan Mendadak Mati di Rel Kereta Api

Penyebab Kendaraan Mati di Rel Kereta Api
Ilustrasi Kecelakaan (simonkr)

KEJADIAN truk trailer yang terjebak di rel Kereta Api di Semarang Barat menjadi yang ketiga kalinya. Sebuah truk trailer yang nyangkut di perlintasan sebidang Jalan Madukoro, Semarang Barat, pada Selasa (18/7/2023) malam sekitar pukul 19.30 menabrak KA Brantas yang sedang melintas relasi Pasar Senen-Blitar.

Beruntung, kecelakaan itu tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi benturan antara lokomotif kereta dengan kepala truk menyebabkan ledakan.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Mohamad Risal Wasal, menyatakan bahwa ini bukanlah kejadian pertama kali. Truk trailer yang tersangkut di persimpangan sebidang Jalan Madukoro, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), sering terjadi. Risal menyarankan agar sopir truk trailer menghindari melintas di persimpangan tersebut.

Lalu apa penyebab mesin kendaraan mati saat melintasi rel kereta api?

Para ahli dari Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian LIPI telah meneliti fenomena mesin kendaraan yang mendadak mati saat melintasi rel kereta api. Dikutip dari mobil88.astra.co.id pada Kamis (20/7/2023), mereka menemukan bahwa di rel kereta, terdapat emisi elektromagnetik yang disebabkan oleh kabel penghantar arus listrik yang terpasang. Kabel ini tidak kompatibel dengan sistem kelistrikan mobil.

Jika kereta api melintas dalam jarak 600 meter, arus listrik tersebut akan menciptakan medan magnet yang tinggi, menyebabkan mesin mobil mati di atas rel kereta api. Beberapa faktor yang berperan dalam kejadian ini adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Kecelakaan KA dan Truk di Semarang Sering Terjadi, Rambu Larangan untuk Kendaraan Berat Segera Dipasang

  1. Kelistrikan Mati Akibat Terjadi Emisi

Ketika arus listrik pada rel kereta bersentuhan dengan benda elektromagnetik yang tidak kompatibel, dapat menghasilkan emisi di atas ambang batas. Emisi ini menyebabkan sistem kelistrikan kendaraan mati, termasuk Electronic Control Unit (ECU) yang merupakan penggerak utama mobil, sehingga mobil berhenti di tengah rel.

PT KAI (Kereta Api Indonesia) juga menjelaskan bahwa mesin mobil bisa mati tiba-tiba di atas rel kereta api karena medan magnet yang dihantarkan oleh dinamo lokomotif ke rel, dalam radius satu kilometer. Itulah sebabnya palang pintu kereta sering ditutup, bahkan sebelum kereta terlihat.

  1. Gigi Mesin Mobil Belum Dipindahkan ke yang Lebih Rendah

Selain emisi dan medan magnet dari dinamo lokomotif, mesin mobil juga bisa mati saat melintasi rel kereta karena pengendara tidak memindahkan gigi mesin ke putaran yang lebih rendah. Hal ini menyebabkan putaran mesin dinamo dan koil mati akibat medan magnet dari lokomotif.

  1. Faktor Psikis Pengemudi Terkadang, faktor psikis pengemudi juga berperan dalam kecelakaan saat melintas di rel kereta. Panik dan ketakutan dapat membuat pengemudi tidak dapat berpikir jernih dan melakukan aksi yang tidak stabil, seperti perpindahan kopling dan gas secara berlebihan pada mobil dengan transmisi manual, yang akhirnya menyebabkan mesin mati dan sulit dinyalakan kembali.

Begini Tips Mengatasi Mesin Mati di Rel Kereta

Setelah tahu kenapa mesin mobil kamu tiba-tiba mati saat melintasi rel kereta api, jika mengalami peristiwa ini usahakan jangan panik, karena ada cara mengatasi mesin mobil mati saat melintas di rel kereta api yaitu tetap fokus sehingga bisa menyalakan mesin mobil kembali dan melintas dengan aman.

Satu hal yang mesti kamu perhatikan, jangan pernah sekali pun memaksa untuk menerobos perlintasan kereta ketika sudah ada tanda kereta mau datang, karena itu penyebab utama kenapa mesin kendaraan bisa tiba-tiba mati di tengah rel kereta. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*