Bawaslu Kabupaten Pekalongan Luncurkan Buku Sejarah Era 2004-2023

Bawaslu Kabupaten Pekalongan Luncurkan Buku Sejarah Era 2004-2023
Peluncuran dan bedah buku "Catatan sejarah pengawas pemilu Kabupaten Pekalongan era 2004-2023, Rabu, (10/8/2022) pukul 14.00 WIB di Ruang Media Center Bawaslu Kab. Pekalongan, Jalan Mandurorejo Kajen (Bawaslu Kab. Pekalongan)

JoSS, KAJEN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pekalongan meluncurkan buku berjudul “Catatan Sejarah Pengawas Pemilu Kabupaten Pekalongan era 2004-2023”. Peluncuran dan bedah buku dilakukan di Ruang Media Center Bawaslu Kab. Pekalongan, Jalan Mandurorejo Kajen, Rabu (10/8/2022).

Peluncuran buku berisi sejarah berdirinya Bawaslu Kabupaten Pekalongan ini dihadiri oleh KPU Kabupaten Pekalongan, Bakesbangpol Kabupaten Pekalongan, Dinas Arsip dan Perpusda Kabupaten Pekalongan, Diskominfo Kabupaten Pekalongan, mantan pengawas pemilu Kabupaten Pekalongan serta beberapa media di Kabupaten Pekalongan.

Wahyudi Sutrisno selaku koordinator divisi hukum, humas, dan data informasi Bawaslu Kabupaten Pekalongan mengatakan peluncuran buku ini merupakan suatu rangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun Bawaslu kabupaten/kota seluruh Indonesia yang jatuh pada tanggal 15 Agustus.

“Jadi pembuatan buku ini sekaligus menjadi ikhtiar kita bersama dalam penyelamatan sejarah kepengawasan pemilu khususnya di Kabupaten Pekalongan” ujar Wahyudi Sutrisno, Rabu (10/8/2022), dilansir dari  Bawaslu  Kab. Pekalongan

Dalam pembuatan buku sejarah ini, Wahyudi mengungkapkan Bawaslu Kabupaten Pekalongan mengalami beberapa kendala, diantaranya aktor pengawas pemilu ada yang sudah meninggal dunia, aktor pengawas pemilu yang sulit ditemui, sulitnya mencari data kepemiluan yang terdahulu, serta aktor pengawas pemilu dari perwakilan kejaksaan dan kepolisian yang sudah tidak diketahui keberadaannya.

Baca juga: Gelar Coktas, Bawaslu Kabupaten Pekalongan Temukan Data Yang Tidak Valid

Meski demikian, lanjutnya pembuatan buku ini tetap diupayakan dengan menggali informasi dengan melakukan wawancara dengan pihak-pihak terkait termasuk para pengurus dan anggota terdahulu.

“Saat ini bisa dikatakan dokumentasi pengawas pemilu terutama di Kabupaten Pekalongan tergolong masih minim sekali. Terbukti juga kita mengalami kesulitan mencari data-data kepengawasan dari tahun 2004 sampai 2022 hari ini. Sehingga akhirnya kita menggali dokumen-dokumen tersebut melalui wawancara dengan pelaku-pelaku sejarah” ungkap Wahyudi Sutrisno.

Wahyudi juga mengungkapkan tujuan pembuatan buku ini ada tiga, yakni sebagai referensi, refleksi dan evaluasi.

“Dengan adanya masukan-masukan yang tadi disampaikan peserta atas penerbitan buku ini, tentunya bisa menjadi bahan evaluasi untuk merevisi buku ini pada kesempatan berikutnya” tambah Wahyudi.

Bawaslu Kabupaten Pekalongan dalam menyelesaikan buku catatan sejarah pengawas pemilu membutuhkan waktu sekitar 7 bulan, dimulai pada bulan Januari 2022 hingga akhir Juli 2022. “Kita mencetak sebanyak 120 eksemplar buku” pungkasnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*