
JoSS, SOLO – Mobil listrik bantuan dari Tahir Foundation segera mengaspal di Solo. Tujuh rute wisata bakal ditawarkan, dengan tarif Rp20.000 sekali jalan. Untuk tahap awal, hanya beroperasi pada akhir pekan.
Mobil listrik bergaya klasik ala taksi kuno itu diuji coba oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bersama pendiri Tahir Foundation, Dato Sri Tahir, Jumat (15/10/2021). Keduanya naik mobil tersebut menyusuri Jl Jenderal Sudirman dari Balai Kota Solo menuju Bundaran Gladag dan kembali lagi ke Balai Kota.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno, mengatakan bakal ada tujuh rute wisata yang telah disepakati oleh Pemkot Solo dan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita).
Pada pengoperasiannya nanti, Hari menyebut akan sama seperti bus tingkat Werkudara dan sepur Kluthuk Jaladara yang sama-sama kendaraan khusus untuk wisata.
Baca juga: Gibran: Panggung Songgobuwono Jadi Prioritas Revitalisasi Keraton Solo
“Tiketnya dijual perorangan, sama seperti bus tingkat Werkudara dan sepur kluthuk Jaladara. Operasional hanya Sabtu dan Minggu. Rencananya tiket dijual Rp20.000. Kami masih menyiapkan berbagai kelengkapan pendukung mobil listrik ini,” jelasnya, seperti dilansir dari solopos.com.
Adapun tujuh rute untuk mobil listrik wisata Solo bantuan dari yayasan yang didirikan pendiri Mayapada Group itu adalah:
Rute 1 : Lokananta – Istana Batik Keris – Kampung Batik Laweyan – Pusat Oleh-oleh Jongke
Rute 2 : Museum Keris – Museum Radya Pustaka – Museum Danarhadi/Wuryoningratan – Museum Tumurun
Rute 3 : Wayang Orang Sriwedari – Kuliner Galabo – Koridor Gatot Subroto (malam hari)
Rute 4 : Keraton Kasunanan – Baluwarti – Pasar Klewer – Dalem Joyokusuman
Rute 5 : Pura Mangkunegaran – Pasar Antik Triwindu – Kampung Batik Kauman
Rute 6 : Pasar Gede – Jurug Solo Zoo – Bengawan Solo Layana
Rute 7 : Pasar Ikan Balaikambang – Sendratari Ramayana. (lna)

Leave a Reply