Desa Wisata Nglanggeran Gunungkidul Wakili Indonesia di Ajang Internasional Best Tourism Village

Foto: travellink-indonesia.com

JoSS, JOGJA – Desa Wisata Nglanggeran di Gunungkidul, Yogyakarta terpilih mewakili Indonesia dalam ajang Desa Wisata Terbaik atau Best Tourism Village dari organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO).

Desa ini dikelola sebagai Geopark Gunung Sewu dan pada 2015 berhasil masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark.

“Kami Bersyukur untuk kesempatan ini. Proses panjang pengembangan Nglanggeran untuk menjaga kelestarian alam melalui pengembangan Desa Wisata ternyata mendapat apresiasi banyak pihak,” kata Sekretaris Pengelola Desa Wisata Nglanggeran Sugeng Handoko.

“Dengan pengembangan desa wisata budaya dan kearifan lokal semakin terjaga, menmbuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” imbuhnya, seperti dilansir dari tempo.co.

Dia mejelaskan Desa Wisata ini dirintis sejak sejak 1999 oleh para pemuda di Karang Taruna setempat.

“Saat itu saya masih SD dan juga dilibatkan. Kami intens pengembangan Desa Wisata sejak tahun 2007. Kami mengenali potensi, baik sumber daya manusianya maupun sumber daya alamnya, mengelola potensi itu dan mengenalkan keluar agar menarik untuk dikunjungi,” ujarnya.

Seiring waktu, keberadaan Desa Wisata Nglanggeran memperoleh pengakuan sebagai destinasi wisata unggulan dan meraih berbagai penghargaan  antara lain, bersama Organisasi Karang Taruna meraih predikat “Juara 1 Penyelamat Lingkungan” Seleksi Kalpataru 2009 Propinsi DIY, Bersama Pengelola Gunung Api Purba mendapatkan penganugrahan CIPTA Award dari Kemenbudpar RI Tahun 2011 sebagai presentator saat lomba dan penerima penghargaan, bersama Sentra Pemuda TPM, Menjadi UKM Terbaik dalam Program Lomba Wirausaha Inovatif Berbasis Lingkungan dan Sosial  oleh Yayasan Inovasi Teknologi  Indonesia (INOTEK) kerjasama PT. Sampoerna. Tbk Tahun 2015.

Baca juga: Desa Wisata Ketenger Tawarkan Pesona Pedesaan Swiss

Selain itu juga, bersama Pokdarwis Nglanggeran, menjadi Pemenang Desa Wisata Terbaik Asean konsep CBT Tahun 2017, dan bersama Pokdarwis Nglanggeran, menjadi Pemenang ASTA (Asean Sustainable Tourism Award) Tahun 2018.

Dalam perjalanan selanjutnya menjadi geopark karena Desa Wisata Nglanggeran berhasil memenuhi konsep pengembangan kawasan dengan tiga unsur utama di dalamnya yaitu Geodiversity, Biodiversity dan Culturaldiversity. Menerapkan prinsip konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat untuk mendapatkan ekonomi sehingga bisa tetap menjaga dan melestarikan alam, budaya serta kehidupan di dalamnya.

“Alhamdulillah,  Gunung Api Purba Nglanggeran menjadi salah satu Geosite di Gunung Sewu UNESCO Global Geopark, diakui ditingkat dunia dan menjadi kebanggan kita bersama,” kata Sugeng Handoko.

Desa Wisata Nglanggeran menjadi destinasi wisata unggulan di Gunungkidul, Yogyakarta. Pengunjung bukan saja bisa menikmati keindahan asri kawasan ini, tapi dapat pula menginap di rumah warga karena pengelola memberdayakan rumah masyarakat sebagai sebagai home stay. (lna)

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*