
JoSS, MYANMAR – Seorang wanita yang berprofesi sebagai instruktur aerobic di Myanmar mendadak viral di jagat maya. Pasalnya saat tengah asik senam tak sengaja dirinya merekam detik-detik kudeta militer Myanmar.
Semakin menarik perhatian, terutama dari netizen Indonesia, adalah lagu yang mengiringi wanita itu senam aerobik. Lagu Ampun Bang Jago yang viral di aplikasi TikTok gubahan Jonathan Dorongpangalo (Tian Storm) dan Everly Salikara (Everslkr) dipakai oleh wanita bernama Khing Hnin Wai itu sebagi musik senam aerobiknya.
Khing Hnin Wai adalah instruktur pendidikan jasmani yang tinggal di Pyinmana, Myanmar. Ia kerap merekam aktivitasnya berolah raga, termasuk pada Senin pagi ketika kendaraan militer mulai berlomba-lomba menuju Parlemen untuk melakukan kudeta.
Seolah tidak peduli dengan kesibukan militer Myanmar, Khing Hnin Wai tetap asyik berolah raga saat kendaraan militer melaju menuju jalan parlemen Myanmar yang diblokade di belakangnya.
Video selama tiga menit itu kemudian viral di media sosial. Gerakan Khing Hnin Wai yang memompa kardio bersanding dengan militer Myanmar yang dengan cepat datang untuk merebut kendali dari pemerintahan sipil di negara itu. Khing Hnin Wai tetap asyik berolah raga saat kendaraan militer melaju menuju jalan parlemen Myanmar yang diblokade di belakangnya.
Baca juga: Pemimpin Aung San Suu Kyi Minta Masyarakat Myanmar Lawan Kudeta Militer
Seperti diketahui, Panglima Militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing mengambil alih kekuasaan pemerintah setelah angkatan bersenjata (Tatmadaw) menahan pemimpin de facto Aung San Suu Kyi dalam kudeta, Senin (1/2).
Selain Suu Kyi, militer juga menahan sejumlah pejabat pemerintahan sipil lain seperti Presiden Myanmar Win Myint dan sejumlah tokoh senior partai berkuasa, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pada Senin dini hari.
Beberapa jam setelah penahanan pejabat, Tatmadaw mengumumkan status darurat militer selama satu tahun melalui stasiun televisi mereka, Myawaddy TV.
Dalam pengumuman itu, militer juga menyatakan kekuasaan pemerintah Myanmar telah diserahkan kepada Jenderal Min Aung Hlaing.
Dilansir dari CNNIndonesia, sebelum pemilu 2010, Myanmar memang telah lama dikuasai pemerintah junta militer yang hingga kini masih haus kekuasaan. Diketahui, pemerintah junta militer berlaku di Myanmar sejak kudeta 1962.
Pria 64 tahun itu mulai terjun ke dunia politik saat kuliah jurusan hukum di Yangon University pada 1972-1974.
“Dia (Aung Hlaing) terkenal tidak banyak bicara dan tidak sering mencuri perhatian,” kata seorang rekan satu angkatan Aung Hlaing saat kuliah kepada Reuters. (lna)

Leave a Reply