
JoSS, DIENG – Tiket Agenda tahunan Dieng Culture Festival (DCF) di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah (Jateng) yang akan digelar 3-5 Agustus 2018 sudah ludes terjual. Agenda tersebut kembali menyedot ribuan wisatawan yang bukan hanya dari dalam negeri tetapi juga mancanegara.
Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng bahkan mengklaim tiket masuk salah satu acara dalam rangkaian kegiatan DCF 2018, yakni Jazz Atas Awan, saat ini sudah ludes terjual.
Menurut dia hal ini membuktikan antusiasme wisatawan begitu tinggi dengan memesan tiket masuk DCF 2018 jauh-jauh hari.
“Tiket yang kami sediakan untuk event musik jaz sekitar 3.000 [lembar]. Kabarnya, itu sudah sold out [habis terjual]. Kalau untuk event yang lainnya masih ada,” ujarnya.
Urip menyebutkan DCF merupakan event tahunan yang dicanangkan oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di sekitar Dataran Tinggi Dieng. Event ini sudah berlangsung sejak 2009 dan pamornya semakin meningkat sejak beberapa tahun terakhir.
“Persiapan untuk Dieng Culture Festival sejauh ini tidak ada kendala. Persiapan hampir 100%. Semoga acaranya sukses seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Urip.
Baca juga : Ramada Suites Solo, Paduan Tematik Eropa Klasik dengan Tradisional Jawa Grand Opening
Acara DCF IX akan digelar selama tiga hari di pelataran Candi Arjuna, Dieng. Selain Jazz Atas Awan, acara DCF IX juga akan menampilkan pertunjukan sendratari, pertunjukan musik, pesta lampion, dan kembang api.
Sebagai pemuncak acara DCF 2018 akan digelar ritual merawat anak berambut gimbal atau yang populer disebut anak gembel. Rambut anak gembel yang dipercaya merupakan keturunan pendiri permukiman di Dataran Dieng, Kyai Kolo Dete, itu akan dicukur dalam sebuah acara ritual.
Selain itu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara kembali menggelar acara kebudayaan dalam agenda DCF IX tersebut.
Selama 3 (tiga) hari, di kawasan Candi Arjuna dataran tinggi Dieng akan digelar berbagai pertunjukan seni tradisi, jazz atas awan, pertunjukan sendratari, pertunjukan musik dalam harmoni atas awan, pesta lampion dan kembang api, dan puncaknya adalah acara ritual pencukuran rambut anak gembel di kompleks candi Arjuna, Dieng.
Menurut Alif Fauzi sebagai Koordinator Pokdarwis Dieng Pandawa, kendati acara tersebut di gagas dan dilaksanakan oleh pokdarwis desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, pihak penyelenggara juga melibatkan kelompok warga dari desa-desa lain di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, termasuk desa-desa dari Kabupaten Wonosobo. (lna)

Leave a Reply